Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Youtuber Ini Siksa Monyet demi Tingkatkan Subscriber, Ada 100 Konten dengan Beragam Penyiksaan

Seorang YouTuber membuat video penyiksaan terhadap monyet demi meningkatkan jumlah subscriber.

WIKIMEDIA COMMONS
Ilustrasi monyet 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Seorang YouTuber bernama Rian Mardiansyah membuat video penyiksaan terhadap monyet demi meningkatkan jumlah subscriber.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan Hasudungan A Sidabalok mengungkapkan hal tersebut.

“Dia buat konten penyiksaan supaya popularitas dan subscriber Youtube-nya meningkat,” ujar Hasudungan saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021) malam.

Ramanda Satu-satunya Rocker di Indonesian Idol 2021 Tereliminasi, Ini 10 Kontestan yang Bertahan

Berikut Prakiraan Cuaca Demak 2 Februari 2021

Fiki Alman Unggah Foto Bareng Arya Saloka, Bocorkan Nasib Roy Ikatan Cinta

Fakta Baru Mbah RT Nyopet Duit di Banjarnegara, Rumahnya di Cilacap, Polisi Janji Beri Sembako

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan menyita tiga monyet yang disiksa oleh Youtuber Rian Mardiansyah di rumahnya pada Senin (1/2/2021).(Dok. Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan)
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan menyita tiga monyet yang disiksa oleh Youtuber Rian Mardiansyah di rumahnya pada Senin (1/2/2021).(Dok. Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan) (Kompas.com/Istimewa)

Hasudungan mengaku belum menemukan motif ekonomi di balik pembuatan video penyiksaan terhadap monyet.

Dugaan itu masih didalami pihaknya.

“Sekarang kan bikin konten yang kontroversi untuk tingkatkan subscriber.

Dia tidak gunakan untuk topeng monyet, tapi ujung-ujungnya bisa bermotif ekonomi.

Kami masih dalami motif ekonominya,” kata Hasudungan.

Rian disebut telah melakukan penyiksaan terhadap monyet dan merekamnya sejak cukup lama.

Setidaknya sudah ada 100 video yang diproduksi dan diunggah ke akunnya.

“Macam-macam ya kekerasannya.

Ada 100 konten yang berisi kekerasan terhadap monyet sehingga mendapatkan protes keras dari dalam dan luar negeri,” ujar Hasudungan.

Penyiksaan yang dilakukan pelaku seperti menyalakan petasan di dekat kuping monyet, memberi makanan cabai, dan menyuruh anak kecil memukul monyet.

Menurut dia, warga sudah resah dengan aksi Rian.

Protes terbaru datang dari seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat, Nediem V Buyukmihei VMD, dari University California-Davis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved