Breaking News:

CPNS 2021

6 Kesalahan Fatal yang Buat Pelamar CPNS 2021 Gagal Lolos Seleksi

6 kesalahan fatal yang buat pelamar gagal lolos seleksi CPNS 2021: 1. Usia 2. Salah formasi 3. Sur

Penulis: iam | Editor: abduh imanulhaq
NET
Proses pendaftaran CPNS dimulai pada April-Mei 2021. 

Format surat lamaran CPNS 2021 bisa Anda dapatkan di situs resmi instansi tempa Anda melamar.

Jangan sampai Anda salah unduh format surat lamaran dari instansi lain yang bukan jadi tujuan Anda.

6. Berkas Fisik Terlambat Dikumpulkan

Beberapa instansi juga meminta pelamar CPNS 2021 mengumpulkan berkas fisik dalam tenggat waktu yang telah ditentukan.

Pastikan Anda mengirimnya tak lebih dari batas akhir pengumpulan berkas fisik.

Namun ada pula instansi yang meminta pelamarnya membawa berkas fisik saat tes SKD.

Itulah enam kesalahan fatal yang bisa membuat Anda gagal seleksi CPNS 2021.

Jadi pastikan Anda membaca dengan teliti dan cermat apa saja yang diminta instansi sebagai syarat pendaftaran CPNS 2021.

Nantinya jika Anda dinyatakan lolos seleksi administrasi, pelamar CPNS 2021 akan mengikuti seleksi selanjutnya yakni SKD.

SKD adalah Seleksi Kompetensi Dasar yang terdiri dari tiga jenis soal.

Agar lolos SKD, pelamar wajib memiliki nilai passing grade yang tinggi dan lolos perankingan.

Lolos passing grade atau nilai ambang batas tidak menjamin Anda lolos SKD dan bisa mengikuti SKB.

Dalam tes SKD, akan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu TIU, TWK, dan TKP.

Berikut adalah rincian jumlah soal, jenis soal, dan bagian-bagian tes SKD berbasis CAT.

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Tes tersebut mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Tes ini ditujukan karena pelamar kelak akan menjadi Aparatur Sipil Negara yang berwawasan kebangsaan.

2. Tes Inteligensia Umum (TIU)

Sedangkan TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi.

Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan.

Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

Selanjutnya Tes Intelegensia Umum dlm SKD dibuat u/ mengukur seberapa cakap #SobatBKN dlm logika, verbal, figural & analisis, memecahkan masalah dg inovasi baru. Ingat, kalian adalah calon smart ASNers.

Dari setiap jawaban yang benar pada kelompok soal ini akan mendapat skor 5, dan yang salah nilainya nol (0).

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Kelompok soal ketiga adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Soal-soal dalam kelompok soal ini mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja,
integritas diri, semangat berprestasi.

Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas.

Juga kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Berbeda dengan dua kelompok soal sebelumnya, TWK dan TIU, nilai untuk kelompok soal ini terbesar 5 dan tidak ada nilai nol (0) untuk setiap jawaban.

Karena itu, peserta diimbau untuk menjawab seluruh soal TKP. (iam/tribunjateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved