Berita Kudus
Irma Glow Minta Maaf ke PAMMI Kudus Soal Pernyataan Pemotongan Anggaran Pekerja Seni
Irma Glow meminta maaf atas ucapannya yang mempersoalkan bantuan sosial bagi pekerja seni di Kudus.
Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Perseteruan antara Irma Glow, perwakilan Vokal Kudus (Voku) dan Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Kudus berakhir sudah, di RM Saung Rakyat Indah, pada hari Rabu (3/2/2021).
Irma Glow meminta maaf atas ucapannya yang mempersoalkan bantuan sosial bagi pekerja seni di Kudus.
Irma juga membuat pernyataan maaf secara tertulis di atas materai dan disaksikan PAMMI Jawa Tengah.
"Mudah-mudahan permintaan maaf saya secara tulus ini bisa diterima dan bisa mengembalikan nama baik semua pihak," ujar dia.
Pihaknya juga berpesan kepada pihak-pihak di luar tidak memperpanjang persoalan tersebut di media sosial.
Irma tidak berkenan jika persoalan yang sudah selesai itu justru semakin meruncing di media sosial.
"Saya meminta semua pihak tidak mengunggah permasalahan ini di media sosial.
Jangan membawa-bawa nama saya maupun PAMMI," ujarnya.
Dia tidak menyangka jika pernyataannya di media yang keliru soal dana bantuan tersebut ternyata mengakibatkan pencemaran nama baik PAMMI.
"Saya meminta maaf dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," ujar dia.
Sementara itu, PAMMI Jawa Tengah mengancam untuk mempidanakan pihak-pihak yang menyudutkan PAMMI Kudus di media sosial.
Hal itu terkait tuduhan melakukan pemotongan bantuan untuk komunitas seni karena penyerahan bantuan ada laporan pertanggungjawabannya.
"Apabila ada Pernyataan ditemukan kata-kata menyudutkan di media sosial.
Maka kuasa hukum PAMMI Kudus akan bertindak meneruskan ke Ditreskrimsus Polda Jateng," ujar Humas PAMMI Jawa Tengah, Havid Sungkar.
Sehingga, dia mengingatkan, kepada pihak-pihak yang masih menyebarluaskan tulisan soal PAMMI Kudus yang bernada menyudutkan untuk segera dihapus.