Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Curhat Satpol PP Blora Tangani Karaoke dan Lokalisasi: Diparani Tutup, Ditinggal Buka

Kepala Satpol PP Blora, Djoko Sulistyono, memastikan karaoke dan lokalisasi tutup saat program Jateng di Rumah Saja berlangsung.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
ILUSTRASI KARAOKE. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kepala Satpol PP Blora, Djoko Sulistyono, memastikan karaoke dan lokalisasi tutup saat program Jateng di Rumah Saja berlangsung.

Pihaknya akan melangsungkan patroli saat program tersebut berlangsung pada 6 dan 7 Februari 2021.

"Karaoke, lokalisasi tutup selama dua hari itu," ujar Djoko, Kamis (4/2/2021).

Diketahui, di Blora ada sejumlah lokalisasi.

Di antaranya di Nglebok dan Sumberagung yang berada di Cepu, kemudian di Kampung Baru.

Kata Djoko sebelumnya juga masih buka meski pemerintah kabupaten memberlakukan PPKM.

"Kemarin seharusnya tutup.

Kan kucing-kucingan.

Kalau diparani tutup, kalau ditinggal buka," ujarnya.

Untuk memproses tempat karaoke maupun lokalisasi yang memaksa buka pun katanya tidak mudah.

Alhasil hanya sosialisasi belaka yang bisa dilakukan.

"Paling kami sosialisasi humanis, baik-baik," ujarnya.

Selain karaoke maupun lokalisasi, ujar dia, saat program Jateng di Rumah Saja berlangsung pihaknya juga akan patroli menyisir sejumlah titik keramaian.

Sebab dari hasil rapat koordinasi, saat program tersebut berlangsung mal maupun minimarket diberi waktu buka sampai pukul 20.00 WIB.

Kemudian untuk kafe maupun pedagang kaki lima sampai pukul 22.00 WIB.

"Pasar tradisional sampai pukul 10.00 WIB," ujar dia.

Dia berharap tidak ada penolakan saat patroli pihaknya lakukan.

Dalam patroli tersebut juga akan melibatkan aparat TNI maupun Polri.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved