Berita Solo
Tukang Rosok dan Sepedanya Tertabrak KRL Solo-Jogja Hingga Berguling-guling, Kereta Sempat Berhenti
Warga di lokasi, Dewi (27) menjadi saksi detik-detik tukang rosok asal Jogja itu terlibat kecelakaan mengerikan
Dewi mengatakan jika kecelakaan bermula saat tukang rosok tersebut berjalan menuntun sepeda dan menyeberang rel kereta tanpa paling pintu.
"Bapaknya menyebrang, terus sempat berhenti duduk diatas rel dengan sepedanya," katanya.
Tukang rosok tersebut rupanya tak menyadari jika ada KRL yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Bahkan dirinya tak mendengarkan klakson yang dibunyikan masinis.
Kecelakaan pun tak terhindarkan, hingga KRL menabrak sepeda hingga terbelah menjadi dua bagian.
"Pas posisi tertabrak bapaknya masih jongkok di dekat rel, mungkin hantaman kereta dan kena karung rongsokan bapaknya jadi terlempar," aku dia.
"Bapaknya sampai terguling guling," tegasnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas berbondong-bondong untuk mengevakuasi tukang rosok tersebut beserta sepeda onthelnya.
"Alhamdulillah bapaknya selamat, dan sepedanya sementara dititipkan," tandasnya.
Sensasi Naik KRL Solo-Jogja
Sebelumnya, warga berbondong-bondong mencoba perjalanan Solo-Jogja menggunakan KRL yang baru diuji coba per 1 Februari kemarin.
Para penumpang merasakan pengalaman berbeda ketika menjajal KRL pulang pergi hanya 1 rupiah saja.
Satu di antaranya, Ambang (22), penumpang asal Jember, Kabupaten Jawa Timur.
"Enak naik KRL, membantu masyarakat sekali. Ini calon pengganti Prameks, waktunya lebih cepat," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (1/2/2021).
"KRL bisa langsung berangkat setelah berhenti. Kalau Prameks itu ada jeda, ini bisa langsung ngebut. Acnya juga lebih dingin," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tragedi-pengemudi-sepe-tertabrak-krl-solo-jog522021.jpg)