Banjir Semarang
Banjir Turut Pengaruhi Okupansi Hotel di Kota Semarang
Banjir yang melanda Semarang turut mempengaruhi peningkatan okupansi perhotelan di kota tersebut.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Adanya banjir yang melanda Kota Semarang selama dua hari terakhir ini, turut mempengaruhi peningkatan okupansi perhotelan di Kota Semarang. Dalam kondisi banjir seperti ini, hotel menjadi pilihan bagi beberapa masyarakat untuk mengungsi.
Peningkatan okupansi ini, satu diantaranya terjadi di Whiz Hotel Pemuda Semarang. “Adanya kondisi banjir yang terjadi di Kota Semarang sejak Sabtu, (6/2/2021) kemarin membuat okupansi Whiz Hotel Pemuda Semarang berkisar di angka 50 persen,” ucap Sales Support Whiz Hotel Pemuda Semarang, Dewi Maqfiroh kepada Tribun Jateng, Minggu, (7/2/2021).
Menurutnya, kondisi ini meningkat dari sebelumnya okupansi Whiz Hotel Pemuda Semarang sempat berada di angka 30 persen.
Ia mengatakan beberapa tamu hotel yang berdatangan berasal dari kawasan Tanah Mas Semarang. “Selain karena banjir yang lumayan tinggi di daerah tersebut, listrik mati dari Sabtu pagi kemarin juga menjadi penyebab para tamu untuk memilih menginap di hotel,” terangnya.
Dewi menuturkan hingga hari ini masih terdapat tamu hotel yang memilih untuk memperpanjang jangka waktu menginap, dikarenakan masih adanya informasi terkait belum surutnya banjir dan ditambah dengan masih terjadinya hujan.
“Dalam situasi saat ini kami pun juga selalu memperhatikan protokol kesehatan, terlebih dengan meningkatnya okupansi seperti sekarang ini. Adapun protokol kesehatan selalu kami jalankan, seperti pengecekan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan di pintu masuk hotel, desinfeksi di seluruh kamar hotel dan semua ruangan. Kami tentunya juga berharap semoga banjir ini segera segera surut, agar masyarakat bisa segera beraktifitas kembali seperti biasanya,” jelasnya.
Hal senada juga terjadi di Hotel Grand Arkenso Parkview. Public Relation Grand Arkenso Parkview, Aii Sotya menuturkan terjadi peningkatan okupansi pada hari Sabtu, (6/2/2021), dimana okupansi berada di angka 45 persen.
“Okupansi hari Sabtu kemarin menyentuh di angka 45 persen, untuk tamu hotelnya sendiri memang ada yang menginap karena terdampak banjir, namun disisi lain ada juga yang menginap karena keperluan lainnya,” tutur Aii.
Sama dengan Dewi, Aii juga mengatakan hingga hari ini masih terdapat juga tamu hotel yang memilih untuk memperpanjang masa menginap di Hotel Grand Arkenso Parkview. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karyawan-whiz-hotel-pemuda-layani-tamu.jpg)