Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Semarang

Kompak Tak Komen Banjir Semarang, Denny Siregar Ferdinand Hutahaean Dewi Tanjung Jelaskan Alasannya

Lantas mengapa Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean, dan Dewi Tanjung tak berkomentar soal banji Semarang?

Editor: muslimah
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Denny Sirergar, Dewi Tanjung dan Ferdinand Hutahaean (Istimewa). 

Banjir Semarang menjadi viral

Muncu pertanyaan kenapa di medsos tidak ada yang menyalahkan Gubernur Jateng

TRIBUNJATENG.COM - Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean, dan Dewi Tanjung kompak tak berkomentar terkait banjir Semarang.

Beda halnya jika banjir di Jakarta, ketiga gencar berkomentar bahkan menyindir Anies Baswedan.

Hal inilah yang membuat banyak netizen mendesak Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean, dan Dewi Tanjung untuk turut membahas banjir Semarang.

Desakan dari netizen juga diakui ketiganya.

Ikatan Cinta Malam Ini 8 Februari: Aldebaran Makin Bucin, Perlakuannya Bikin Andin Tersipu Malu

Banjir di Jalan Gajah Raya Semarang Bak Waterpark bagi Anak-Anak, Rufio: Senang Bisa Nangkep Ikan

Lantas mengapa Denny Siregar, Ferdinand Hutahaean, dan Dewi Tanjung tak berkomentar soal banji Semarang?

Denny Siregar beralasan rumahnya di Jakarta.

"Kemaren disuruh2 ngurusin banjir Kalsel. Sekarang dipaksa2 ngurusin banjir Semarang..

Drun, rumah gua di Jakartaaaaaa... (emoji wajah letih)," tulis Denny Siregar 6 Februari 2021 pukul 9.33 malam dilansir Tribun-timur.com dari akun Twitter @Dennysiregar7.

Hal senada diungkapkan Dewi Tanjung. Namun penyampaian Dewi Tanjung cukup frontal karena langsung menyerang kadrun.

"Ketololan akut yg di miliki oleh Para Kadrun
Kadrun Nanya suka Ngga Nyambung, maksud hati para Kadrun mau Nyerang Nyai tapi justru ketololan mereka yg keliatan (emoji tertawa)," tulis Dewi Tanjung melalui akun Twitter @DTanjung15, 8 Februari pukul 3.33 dini hari.

Cuitannya disertai postingan capture berupa tulisan.

"Kadrun Tolol Nanya Nyai Nggak komentarin Banjir di Semarang
Woii Gua tinggal di Jakarta masa komentarin banjir di semarang," demikian isi capture tersebut.

Sementara itu, Ferdinand Hutahaean mengatakan bisa membedakan banjir Semarang dengan Jakarta sehingga tahu siapa yang harus dimarahi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved