Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Juz Amma

Surat Al Mujadilah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Berikut bacaan Surat Al Mujadilah dan artinya dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari surah madaniyah karena diturunkan di Madinah.

TRIBUNJATENG/MUHAMMAD KHOIRU ANAS
Surat Al Mujadilah lengkap Arab latin dan artinya 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut bacaan Surat Al Mujadilah dan artinya dalam Bahasa Indonesia.

Surat Al Mujadilah merupakan surah ke-58 yang diturunkan setelah Surat Al Munafiqun.

Surat ini menjadi bagian dari surat madaniyah, karena diturunkan di Madinah.

Jumlah ayatnya ada 22.

Surat Al Hasyr Lengkap Arab Latin dan Artinya

Surat Al Mumtahanah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Surat Al Jumuah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Dalam Alquran Surat Al Mujadilah menempati awal juz 28, tepatnya setelah Surat Al Hadid.

Terkait namanya, Surat Al Mujadilah diambil dari isi bacaan ayat pertama.

Yaitu mengenai perempuan yang mengajukan gugatan atau bantahan.

Surat Al Mujadilah juga kerap disebut Al Mujadalah, yang memiliki arti pembantahan.

Selengkapnya simak bacaan Surat Al Mujadilah lengkap Arab latin dan artinya.

قَدۡ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوۡلَ ٱلَّتِي تُجَٰدِلُكَ فِي زَوۡجِهَا وَتَشۡتَكِيٓ إِلَى ٱللَّهِ وَٱللَّهُ يَسۡمَعُ تَحَاوُرَكُمَآۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعُۢ بَصِيرٌ

Qad sami'allahu qaulallatii tujaadiluka fii zaujihaa wa tasytakii ilallahhi wallahu yasma'u tahaawurakumaa, innallaha samii'un bashiir.

"Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."

ٱلَّذِينَ يُظَٰهِرُونَ مِنكُم مِّن نِّسَآئِهِم مَّا هُنَّ أُمَّهَٰتِهِمۡۖ إِنۡ أُمَّهَٰتُهُمۡ إِلَّا ٱلَّٰٓـِٔي وَلَدۡنَهُمۡۚ وَإِنَّهُمۡ لَيَقُولُونَ مُنكَرٗا مِّنَ ٱلۡقَوۡلِ وَزُورٗاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ

Al ladiina yuzhaahiruuna minkum min nnisaa ihim mmaa hunna ummahaatihim, in ummahaatuhum illal laa ii wa ladnahum, wa innahum layaquuluuna munkaran mminal qauli wazuuran, wa innallaha la'afuwwun ghafuur.

"Orang-orang yang menzhihar istrinya di antara kamu, (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah istri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun."

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved