Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga Indonesia

Jadi Pemain Termuda di Timnas U22, Kiper Persib Bandung U19 Tak Minder: Bersaing Sehat Saling Dukung

Kiper Persib Bandung U19, Erlangga Setyo, tercatat sebagai pemain termuda yang dipanggil dalam pemusatan latihan timnas U22 Indonesia.

Kompas.com/Istimewa
Erlangga Setyo(DOK. PERSIB) 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Kiper Persib Bandung U19, Erlangga Setyo, tercatat sebagai pemain termuda yang dipanggil dalam pemusatan latihan timnas U22 Indonesia.

Penjaga gawang itu baru berusia 17 tahun.

Tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Erlangga karena pada usianya terbilang masih sangat muda, dia sudah mendapat panggilan ke timnas U22.

Baca juga: Miris Bocah 7 tahun Hanya Miliki Berat 7 Kg

Baca juga: Tersangka Pembunuh Dalang Anom Subekti Sudah Bisa Berkomunikasi, Ini Hal Pertama yang Disampaikan

Baca juga: Kebakaran Mobil di Batam, Balita Tewas di Kursi Tengah, Sopir Syok Menjerit-jerit di RS

Baca juga: Ribut Tetangga di Klaten Berakhir dengan Enam Tembakan Senjata Airsoft Gun

Terlebih lagi, ini merupakan panggilan keduanya selama era kepelatihan Shin Tae-yong. Sebelumnya, Erlangga juga dipanggil ke skuad timnas U19.

Sejatinya, Erlangga bukan satu-satunya pemain dari timnas U19 yang promosi ke tim U22.

Ada tujuh pemain lainnya, yakni Rizky Ridho (Persebaya), Pratama Arhan (PSIS), Bagas Kaffa (Barito Putera), Irfan Jauhari (Bali United), Braif Fatari (Persija), Saddam Emiruddin (PSS), dan Genta Alparedo (Semen Padang).

Meski begitu, dari segi usia, Erlangga masih tercatat sebagai yang paling muda.

Para pemain yang promosi dari timnas U19 ke U22 rata-rata usianya sudah mencapai 18 hingga 19 tahun.

Tercatat sebagai pemain termuda, Erlangga tak lantas minder.

Agar bisa menembus skuad utama, Erlangga harus bersaing dengan nama-nama seperti Nadeo Argawinata (Borneo FC), Muhammad Riyandi (Barito Putera), dan Muchamad Aqil Savik (Persib).

Secara usia dan pengalaman, ketiga kiper tersebut memang berada di atas Erlangga.

Namun, Erlangga enggan menjadikan hal tersebut sebagai beban.

Menurut dia, persaingan adalah hal yang wajar dalam sepak bola.

Terlebih lagi, Erlangga merasa beruntung bisa bergabung bersama Nadeo, Riyandi, dan Aqil yang sudah lebih berpengalaman sehingga dia bisa belajar dan menyerap banyak ilmu dari ketiganya.

"Kalau persaingan kan sebenarnya hal yang wajar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved