Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wisata Guci Tegal

Jalan Masuk Wisata Guci Tegal Ambles 1 Meter, Masih Bisa Dilalui Tapi Macet Parah

Jalan masuk menuju obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal via Kalibakung mengalami ambles.

Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Suasana terkini di jalan menuju objek wisata Guci tepagnya di area wisata Clirit View, Minggu (14/2/2021). Terlihat pengendara sepeda motor sedang antre untuk bisa melewati jalur yang ambles ini.  

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jalan menuju objek wisata Guci tepatnya di Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal dan area Clirit View kembali ambles.

Semula jalan itu ambles sedalam 70 cm. 

Kini kedalaman jalan ambles menjadi 1 meter.

Akibatnya akses lalu lintas terhambat.

Petugas melakukan sistem buka tutup jalan, supaya pengendara tetap bisa melewati jalan tersebut. 

Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal langsung bertindak.

Mereka menambal jalan yang ambles dengan sirtu (batu krikil). 

Ikut mengamankan dan mengatur lalu lintas di sekitar Clirit View anggota Polres Tegal dan Polsek setempat, BPBD, serta warga sekitar juga ikut andil. 

Ditemui saat sedang memantau lokasi jalan ambles, Kepala DPU Kabupaten Tegal Heri Suhartono menjelaskan, bahwa fenomena jalan ambles ini terjadi setiap 7 tahun sekali. 

Pertama jalan ambles di lokasi yang sama terjadi pada tahun 2007, lalu tepat 7 tahun setelahnya yaitu tahun 2014 jalan ambles kembali terjadi, dan kali ini kembali terjadi di lokasi yang sama pada tahun 2021. 

Suasana terkini di jalan menuju objek wisata Guci tepagnya di area wisata Clirit View, Minggu (14/2/2021). Terlihat pengendara sepeda motor sedang antre untuk bisa melewati jalur yang ambles ini. 
Suasana terkini di jalan menuju objek wisata Guci tepagnya di area wisata Clirit View, Minggu (14/2/2021). Terlihat pengendara sepeda motor sedang antre untuk bisa melewati jalur yang ambles ini.  (Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika)

"Waktu pemantauan kemarin jalan turun (ambles) sudah 70cm, nah sekarang nambah lagi jadi sekitar 1meter lebih.

Sehingga setiap hari akan kami maksimalkan dengan melakukan pemantauan dan pembetulan, sampai kondisi mantap tidak ada lagi pergerakan," ujar Heri, pada Tribunjateng.com, Minggu 14 Februari 2021.

Kendala yang ditemui di lapangan, utamanya lalu lintas pengendara yang terus berjalan sehingga menghambat.

Namun Heri mengaku pihaknya juga tidak akan sampai menutup jalan, karena masyarakat juga yang akan terbebani sehingga buka tutup jalan menjadi pilihan. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved