Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Guru SMPN 1 Semarang Harus Pakai Alat Peraga Saat Mengajar: Biar Inovatif, Tidak Monoton

Kepala SMP Negeri 1 Semarang, Nining Sulistyaningsih mengharuskan guru memakai alat peraga agar tidak monoton saat mengajar.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Zainal Arifin
Guru SMP Negeri 1 Semarang mengajar daring dengan menggunakan tambahan alat peraga. 

Penulis: Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses pembelajaran daring di tengah pandemi Covid-19 ini, mengharuskan para guru harus kreatif dan inovatif agar pembelajaran berlangsung menyenangkan.

Kepala SMP Negeri 1 Semarang, Nining Sulistyaningsih mengharuskan kepada guru agar kreatif dan inovatif dalam melakukan pembelajaran di tengah pandemi ini.

Dengan begitu diharapkan para siswa bisa dengan mudah menerima materi pembelajaran.

"Kami terus memacu semangat belajar siswa melalu para guru kreatif, tidak monoton dalam pembelajaran," kata Nining, Senin (15/2/2021).

Nining memberi kebebasan kepada para guru untuk inovasi yang dilakukan.

Di antaranya menggunakan alat peraga atau memanfaatkan bahan ajar dari berbagai barang bekas.

"Dengan begitu, para siswa lebih tertarik dan guru juga ada kreativitasnya semakin terasah," ujarnya.

Proses pembelajaran yang dilakukan di SMP Negeri 1 Semarang sudah mengikuti kurikulum kedaruratan nasional.

Sehingga, proses pembelajaran tak menekankan pada ketuntasan materi pelajaran.

Penilaian dilakukan dengan memberikan beberapa tugas dan portofolio kepada siswa.

"Penilaian dilihat dari proses pembelajaran sejak awal, termasuk pemberian tugas-tugas.

Kemudian juga ada tes yang diberikan dengan pemberian soal kepada siswa.

Kalau nilai masih kurang, bisa dilakukan remidi," katanya.

Salah satu inovasi yang dilakukan guru yaitu mengajar dari dengan menggunakan alat peraga yang terbuat dari kardus bekas, pensil atau bolpoin ditambah beberapa alat lainnya dalam menjelaskan materi pelajaran dengan topik kemagnetan yang dilakukan guru IPA Terpadu SMP Negeri 1 Semarang, Agus Winarno.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved