Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tingkat Kemiskinan di Indonesia Naik 0,97 Persen Akibat Pandemi Covid-19

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menuturkan, kenaikan jumlah penduduk miskin ini dipicu oleh pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020.

Tayang:
Editor: rustam aji

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2020 naik 0,97 persen menjadi 27,55 juta orang dibandingkan September 2019.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menuturkan, kenaikan jumlah penduduk miskin ini dipicu oleh pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020.

"Meskipun ada kenaikan karena pandemi tetapi kalau kita bandingkan dengan simulasi dan prediksi angka kemiskinan dari berbagai institusi atau lembaga tetapi kenaikannya tidak sedalam yang diduga," ucapnya dalam rilis BPS virtual, Senin (15/2/2021).

Suhariyanto mencontohkan, pada Juni 202 Bank Dunia merilis jumlah pendudukan miskin di Indonesia sempat diprediksi akan naik di kisaran 10,7 persen sampai 11,6 persen.

"Kalau tidak ada bantuan atau perlindungan program sosial dari pemerintah maka angka kemiskinan akan mengalami kenaikan tersebut," katanya.

Dia menekankan hal ini bukti bahwa berbagai program perlindungan sosial yang dirancang pemerintah selama masa pandemi sangat membantu terutama untuk lapisan bawah.

"Kita juga tahu pemerintah memperluas perlindungan sosial dari 40 persen menjadi 60 persen. BPS mencatat hasil simulasi dari World Bank masih jauh di bawah perkiraan," paparnya.

Lebih tinggi di perkotaan

BPS juga mencatat peningkatan jumlah kemiskinan justru lebih tinggi di perkotaan dibanding di kawasan perdesaan.

Persentase angka kemiskinan di perkotaan naik sebesar 1,32 persen sedangkan di perdesaan hanya naik 0,60 persen.

Naik tipis

Terkait upah buruh tani dan bangunan, Kecuk menyampaikan bahwa rata-rata upah buruh tani dan bangunan pada Januari 2021 naik tipis dibanding posisi Desember 2020.

 Menurutnya, inflasi bulan lalu telah menekan kenaikan upah riil yang diterima buruh.

"Upah buruh tani berada di level Rp56.176 per, di bulan Januari ini terjadi kenaikan indeks konsumsi rumah tangga desa sebesar 0,44 persen sehingga secara riil upah naik flat 0,01 persen secara bulanan," paparnya.

Dia menerangkan upah buruh bangunan juga mengalami kenaikan pada Januari 2021.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved