Breaking News:

PSIS Semarang

Mengintip Seabrek Kegiatan Kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo Saat Liga 1 Mandek

Kompetisi sepakbola nasional yang saat ini masih vakum dan belum mendapat izin pelaksanaan oleh pihak keamanan membuat banyak pemain Liga 1 nganggur.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Kiper PSIS Semarang Joko Ribowo saat menjalani sesi latihan belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Kompetisi sepakbola nasional yang saat ini masih vakum dan belum mendapat izin pelaksanaan oleh pihak keamanan membuat banyak pemain Liga 1 dan Liga 2 menganggur sebab tak ada kegiatan klub.

Meski ada segelintir dari mereka yang akhirnya menjajal kompetisi di luar negeri, banyak pula pemain yang memilih menunggu kompetisi segera digulirkan kembali.

Selama menunggu tersebut, mereka mengisi waktu menjaga kondisi fisik secara mandiri dan juga mengikuti fun football di daerahnya masing-masing.

Penjaga gawang PSIS Semarang Joko Ribowo mengaku merasa cukup beruntung.

Sebab selama kompetisi vakum ia memiliki cukup banyak kegiatan sepakbola.

Baca juga: Asisten Pelatih PSIS Berharap Klub Diberi Cukup Waktu Persiapan Sebelum Turnamen Pramusim Bergulir

Baca juga: Tidak Hanya Moncer di Sepak Bola Gelandang PSIS Semarang Ini Sebentar Lagi Jadi Prajurit TNI AU

Baca juga: Pemain PSIS Tegar Infantrie Ungkap Alasan Kenapa Belum Bisa Gabung TC Timnas Meski Telah Dipanggil

Aktivitas tersebut membuatnya terbantu dalam menjaga kondisi fisik.

Selain mengikuti kegiatan fun football, bersepeda dan sejumlah laga amal selama kompetisi vakum, Jokri demikian sapaan akrabnya disibukkan dengan kegiatan sebagai pelatih untuk para pemain muda di Pati, Jawa Tengah.

Jokri menjadi mentor bagi pesepakbola cilik di SSB yang ia bentuk yakni Joko Ribowo Football Academy (JRFA), kemudian Pati Football Training yang juga berisi pemain muda asal Pati.

Belum lama ini, ia juga ditunjuk menjadi salah satu pelatih di Akademi Persipa Pati.

"Mungkin saya pemain yang paling sibuk selama kompetisi vakum. Karena  cukup banyak agenda yang saya lakukan."

Baca juga: Liga 1 Digelar, Dedengkot Snex: Perlu Bantuan Pihak Keamanan agar Tak Ada Oknum Suporter ke Stadion

Baca juga: Nasib Kompetisi Liga 1 Kembali Dibahas, Menpora Besok Pimpin Rapat Koordinasi

Baca juga: Jelang Liga 1 2021, CEO PSIS Apresiasi Pembuatan Video Aimulasi Prokes yang Dilakukan LIB

"Dan saya juga sudah meminta izin ke manajemen terkait kegiatan saya selama ini," ungkap Jokri kepada Tribunjateng.com.

Ia menambahkan, sebagai pesepakbola senior ia juga berharap di daerah tempat tinggalnya kelak, bakal ada pemain nasional asal Pati.

"Saya pribadi ingin memajukan sepakbola daerah dan memajukan anak-anak di sini."

"Saya mau terjun karena saya minta pemain lokal yang diutamakan," pungkasnya.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rival al-manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved