Breaking News:

Berita Kebumen

Pelantikan Bupati Kebumen Ditunda, Begini Komentar Arif Sugiyanto Bupati Terpilih

Pelantikan bupati dan wakil bupati Kebumen rencananya akan dilaksanakan secara virtual, begitu juga di kabupaten atau kota lain

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Arif Sugiyanto Bupati Kebumen Terpilih 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Pelantikan bupati dan wakil bupati Kebumen terpilih Arif Sugiyanto – Ristawati Purwaningsih yang sedianya akan dilaksanakan pada 17 Februari, resmi ditunda pada akhir Februari 2021 mendatang. 

Penundaan diputuskan berdasarkan hasil rapat bersama Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin Akmal Malik melalui aplikasi Zoom Senin sore, 15 Februari 2021.

Ini disampaikan Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, usai menggelar Rapat terbatas di Rumah Dinas Wakil Bupati Kebumen Senin malam (15/2/2021).

Pelantikan rencananya dilaksanakan antara tanggal 25 sampai 27 februari 2021.

Ujang menuturkan hasil dalam rapat bersama Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri diputuskan untuk 207 Kabupaten Kota, pelantikan Bupati dan Walikota terpilih yang ditunda dengan alasan untuk kebersamaan.

Pelantikan nanti akan dilaksanakan secara bersama dan bertahap.

‘’Dalam rapat dengan pusat diputuskan pelantikan Bupati dan Walikota terpilih ada 207 Kabupaten Kota yang ditunda dan akan dilaksanakan pada akhir Februari 2021. Hal ini atas dasar untuk kebersamaan,’’tuturnya, Selasa (16/2/ 2021) 

Pelantikan bupati dan wakil bupati Kebumen rencananya akan dilaksanakan secara virtual, begitu juga di kabupaten atau kota lain.

Untuk teknisnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan melakukan prosesi pelantikan bupati/wali kota terpilih secara virtual yang diikuti dan disaksikan di wilayahnya masing-masing.

Bupati Kebumen terpilih Arif Sugiyanto menyatakan menerima apapun kebijakan yang diputuskan Kemendagri. Arif menilai pemerintah pusat pasti punya alasan yang sudah diperhitungkan sehingga pelantikan harus dtunda. Apalagi mengingat adanya pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

‘’Saya yakin. Penundaan ini sudah di perhitungkan betul oleh pusat, jadi kita tinggal mengikutinya saja. Terlebih kondisi pandemi covid 19 saat ini masih cukup tinggi sehingga dalam membuat program dan pelaksanaan harus dipertimbangkan secara matang,’’ katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved