Breaking News:

Berita Regional

13 Sumur di Klaten Ambles, Pertanda Erupsi Gunung Merapi? Ini Jawaban Pakar Geologi Bencana

Belasan sumur warga yang berada di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten ambles dalam rentang waktu dua pekan terakhir.

ISTIMEWA
Penampakan salah satu sumur warga yang ambles di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Belasan sumur warga yang berada di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten ambles dalam rentang waktu dua pekan terakhir.

Pakar Geologi Bencana dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno mengatakan, jika terdapat sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi amblesnya sumur tersebut.

"Amblesan sumur terjadi karena runtuhnya dinding sumur karena ketidakstabilan dinding sumur," ujarnya saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan, ketidakstabilan dinding sumur itu terjadi akibat adanya penjenuhan material penyusun dinding sumur karena naiknya muka air tanah (MAT).

"Penambahan air berlebih menyebabkan ketangguhan dinding hilang," papar Direktur Pusat Penelitian Penanggulangan Bencana UPN Veteran Yogyakarta ini.

Menurutnya, pola amblesan pada masing-masing sumur cenderung berbeda-beda tergantung tatanan tanah yang ada di sekitar sumur tersebut.

"Pola amblesan secara lebih rinci tergantung dari kedalaman akifer, struktur mulut sumur, struktur perlapisan endapan penyusun sumur, serta besaran perubahan MAT," jelasnya.

Ketua Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta itu pun, merekomendasikan agar sumur-sumur yang ambles tersebut segera dilakukan pengurukan dan pemadatan.

"Rekomendasi, melakukan pengurukan dan pemadatan pada sumur-sumur yang telah mengalami amblesan. Selain itu juga memperkuat kestabilan dinding sumur dengan membuat pasangan bata atau buis beton pada seluruh dinding sumur," ucapnya. 

Kemudian, Eko Teguh Paripurno bercerita, jika dirinya pernah melakukan penelitian terhadap 140 sumur yang ambles di Kabupaten Kediri, Jawa Timur beberapa waktu lalu.  

"Saya pernah melakukan penelitian terhadap amblesnya 140 sumur warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, di Kaki Gunung Kelud. Kasus penyebab sumur ambles umumnya sama," katanya.

Disinggung terkait apakah sumur ambles memiliki hubungan dengan aktivitas Gunung Merapi yang sedang aktif, Eko Teguh Paripurno menegaskan hal itu tidak saling berkaitan.

"Nggak ada hubungannya dengan gunung merapi," tandas dosen UPN Veteran Yogyakarta itu. (Mur)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Sebanyak 13 Sumur Ambles di Klaten, Begini Penjelasan Pakar Geologi Bencana UPN Veteran Yogyakarta, 

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved