Berita Kecelakaan
Kronologi Kecelakaan Truk Trailer Vs Truk Muatan Bambu di Tol Semarang
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit menyebut kecelakaan di tol Semarang KM 430 lantaran truk trailer pelat H 1895 DP rem blong
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit menyebut kecelakaan di tol Semarang KM 430 lantaran truk trailer pelat H 1895 DP rem blong, Rabu (17/2/2021) sekira pukul 17.00 WIB.
"Iya rem tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi kecelakaan dengan truk muatan bambu pelat H 1535 VG," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com.
Dia mengatakan, pengemudi truk trailer dikemudikan Supomo, warga Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang.
Sedangkan pengemudi truk muatan bambu dikemudikan Djoko Pitono warga Candisari, Kota Semarang.
Kedua kendaraan melaju searah dari arah selatan atau gerbang Tol Tembalang kearah utara atau Jatingaleh.
Diduga saat melintas di jalur menurun pengemudi trailer tidak waspada pandangan depan dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
Lantaran rem tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi kecelakaan tersebut.
"Sempat terjadi kemacetan selama 1 jam karena tepat dengan kepulangan pekerja jadi banyak yang nonton.
Sekarang sudah dievakuasi," terangnya.
Akibat kejadian itu, trailer rusak pada bodi depan ringsek.
Truk rusak pada bak belakang lantaran diseruduk trailer.
"Tak ada korban jiwa.
Kerugian material Rp 20 juta," jelas Kasatlantas.
Sementara itu, sopir truk, Supomo mengatakan, truk yang dikemudikannya melaju dari Klaten hendak ke Pelabuhan muatan mebel.
Awalnya kendaraan dalam kondisi baik dan rem berfungsi normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kecelakaan-di-tol-semarang-km-430-antara-truk-trailer-dengan-truk-muatan.jpg)