Breaking News:

Liga 2

Lawan Tim SSB SKB Salatiga, Duet Pemain Timnas Indonesia Kalah

Duet para pemain timnas Indonesia mengalami kekalahan melawan Tim SSB SKB Salatiga, Rabu (17/2/2021).

Lawan Tim SSB SKB Salatiga, Duet Pemain Timnas Indonesia Kalah
Istimewa
Para pemain timnas Indonesia saat mengikuti pertandingan launching SSB SKB Salatiga di Lapangan SKB Kota Salatiga, Rabu (17/2/2021).

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Duet para pemain timnas Indonesia mulai dari Kartika Vedhayanto Putra, Adrianus Dwiki Arya Poernomo, Awan Setho Raharjo, dan Septian David Maulana mengalami kekalahan melawan Tim SSB SKB Salatiga, Rabu (17/2/2021).

Meski berlabel pemain timnas, namun mereka tak berdaya dan harus menerima kekalahan dengan skor 5-2 dalam fun game launching SSB SKB Salatiga.

Selama pertandingan berlangsung para pemain cilik SSB SKB Salatiga tak gentar dan tak lelah mengejar bola yang dikuasai para pemain senior sampai skor akhir, para pemain cilik menang 5-2. 

Pelatih SSB SKB Salatiga Andreas Tri Widagdo mengatakan SSB SKB Salatiga akan menjadi wadah pembinaan pemain kelompok umur. 

"Salatiga selama ini dikenal sebagai gudangnya pembinaan pemain sepak bola. Kami berharap dengan adanya SSB SKB ini kembali menggairahkan pembinaan pemain bibit muda," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (17/2/2021)

Perwakilan pemain timnas Indonesia Septian David Maulana berharap kehadiraannya bisa memotivasi pemain cilik untuk berkarir di sepak bola. 

"Meski saat ini sedang masa pandemi, tapi pembinaan pemain sepak bola tidak boleh berhenti karena mereka nanti yang akan menggantikan para pemain senior," kata gelandang PSIS Semarang ini

Pemain SSB SKB Salatiga Bhumi Rasta Merdeka mengaku senang dengan kedatangan para pemain nasional tersebut.

"Tidak menyangka dan kaget karena tidak tahu kalau latihan pertama ada pertandingan dengan pemain nasional. Saya akan tekun berlatih agar bisa seperti Septian David," ujarnya

M. Chamim, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Salatiga, mengatakan SSB SKB Salatiga didesain sebagai sekolah sepakbola dengan manajemen yang baik.

"Saat ini sedang masa pandemi, karenanya kami berharap kegiatan ini sedikit banyak bisa meredakan kejenuhan anak-anak, tapi tetap mengutamakan protokol kesehatan," paparnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved