Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Pemkab Kendal Tunda Vaksinasi 11.000 Guru

Karena keterbatasan alokasi vaksin, para tenaga pendidik belum jadi diimunisasi pada vaksinasi tahap ke-2

Istimewa
ilustrasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal menunda vaksinasi Covid-19 kepada 11.000 guru. Mereka adalah tenaga pendidik dari jenjang Paud, TK, SD, SMP negeri dan swasta. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, jumlah guru itu sudah melalui pendataan oleh Dinas sebagaimana yang tercantum pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Karena keterbatasan alokasi vaksin, para tenaga pendidik belum jadi diimunisasi pada vaksinasi tahap ke-2. Mereka harus menunggu alokasi vaksin lanjutan yang belum bisa dipastikan kapan datangnya.

"Sesuai permintaan Dinas Kesehatan Kendal, kami telah mengirimkan data guru sebanyak 11 ribu orang sesuai data di Dapodik. Namun, ternyata kami mendapat informasi alokasi vaksin tahap ke dua yang diterima sedikit. Sehingga menunggu jatah vaksin lagi," terangnya, Rabu (24/2/2021).

Wahyu menuturkan, hingga saat ini, baru 24 orang pegawai (ASN) Disdikbud yang sudah mendapatkan vaksin. Ditambah 84 orang pegawai (kordinator) UPT Disdikbud. Sementara sisanya tetap harus menunggu jatah vaksin bersama pelayan publik lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan, jatah vaksin untuk Kendal pada tahap ke-2 hanya 1.000 vial atau botol. Jumlah tersebut efektif untuk 8.000 dosis yang disuntikkan kepada 4.000 orang. Setiap orangnya mendapatkan jatah 2 dosis.

"Jumlah petugas pelayanan publik yang terdata 37 ribu orang. Termasuk guru, pedagang pasar, dan juga pegiat pariwisata. Guru harus ditunda hingga jatah vaksin datang lagi," tuturnya. 

Ia berharap, proses vaksinasi tahap dua ini berjalan dengan lancar. Sehingga tidak menimbulkan gejala serius bagi penerima vaksin. 

"Semua nanti tetap didata termasuk penyintas. Untuk waktunya, menunggu jatah vaksin dari provinsi," ujar Ferinando. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved