Breaking News:

Berita Kecelakaan

Kecelakaan di Sukoharjo Truk Adu Banteng, Ini Kronologi Menurut Kepolisian

Kecelakaan dua truk adu banteng di Jalan Perang Perintis Kemerdekaan, tepatnya di barat kantor Kelurahan Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoh

TribunSolo.com/Agil Tri
Dua buah truk fuso mengalami kecelakan di Jalan Raya Veteran Perang Kemerdekaan, Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (26/2/2021). 

Ya, dua pelajar yang terlibat kecelakaan yakni DWEP (16) dan AW (17).

Detik-detik bus Sudiro Tungga Jaya mengalami insiden mengerikan kecelakaan dengan motor dan hantam pagar di Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo viral di media sosial, Jumat (19/2/2021).
Detik-detik bus Sudiro Tungga Jaya mengalami insiden mengerikan kecelakaan dengan motor dan hantam pagar di Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo viral di media sosial, Jumat (19/2/2021). (TribunSolo.com/Istimewa)

Mereka mengendarai sepeda motor dengan berboncengan.

Keduanya merupakan warga Kelurahan Begajah, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. 

Menurut Kanit Lakalantas Polres Sukoharjo, IPTU Jaelani, dua pelajar itu mengalami luka berat dan luka ringan. 

"Pengendara motor pengalami pendarahan telinga kanan dan kepala, tidak sadar, opname di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo," katanya. 

"Sementara itu, pembonceng luka pada kaki kanan dan tangan kanan lecet, pusing, sadar," imbuhnya. 

Bus yang dikendarai Fery Syahman (27) warga Tangerang itu melaju dari arah selata (Wonogiri) menuju utara (Solo). 

Bus itu ngeblong lampu merah di simpang empat Begajah, jalan Solo - Wonogiri. 

Akibatnya, bus tersebut menabrak dua pelajar yang tengah berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat  nopol AD-6958-ACB yang tengah melaju dari arah barat. 

"Kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp 10 juta," ucapnya

Bus Tungga Jaya

Detik-detik bus Sudiro Tungga Jaya mengalami insiden mengerikan kecelakaan antara bus dengan motor di Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo viral di media sosial, Jumat (19/2/2021).

Dalam video yang diterima TribunSolo.com, kamera CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo merekam jelas detik-detik kecelakaan.

Setelah menabrak pengendara motor hingga terpental, bus bernomor polisi nopol AD-1618-BU lantas menghantam tembok Pemkab Sukoharjo.

Dalam rekaman tersebut, bus melaju di jalan Solo-Wonogiri dari arah Selatan (Wonogiri) ke Utara (Solo).

Nampak dijalur tersebut, ada satu motor berhenti di lajur kiri.

Namun, bus yang berada di lajur kanan terus melaju lurus.

Sementara, itu muncul sebuah sepeda motor dari arah timur (Universitas Bangun Nusantara).

Diketahui, pengemudi bus tersebut bernama Wawan Febriantono (28) warga Sragen.

Sementara pengendaran motor jenis Honda Supra nopol AD-2675-PU bernama Sigit Yulianto (40) warga Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

Menurut Kanit Lakalantas Polres Sukoharjo IPTU Jaelani, saat kejadian tersebut, lampu lalu lintas dari arah selatan ke utara masih berwarna merah.

"Lampu APILL dari arah selatan sudah menyala merah namun Bus tetap berjalan tanpa memperhatikan arus lalu lintas," kata dia.

"Lalu dari arah timur yang sudah berjalan karena lampu APILL sudah menyala hijau," imbuhnya.

Setelah menabrak motor tersebut, sopir bus banting setir kekiri hingga menabrak tiang bertuliskan BLK Sukoharjo dan pagar Kantor Pemda Sukoharjo.

Dalam kejadian itu, sopir bus tidak mengalami luka.

Sementara pengendara motor mengalami luka pada kaki kiri nyeri, sadar, dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Nirmalasuri.

"Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15 juta," jelasnya.

Sementara itu, penumpang bus yang sempat diistirahatkan di halaman Kantor Setda Sukoharjo.

Setelah itu melanjutkan perjalanan kembali dengan bus yang lain.

Lampu Kuning Diterobos

Pagar tembok sebelah selatan kantor Setda Kabupaten Sukoharjo jebol usai diterjang bus Sudiro Tungga Jaya, Jumat (19/2/2021).

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, bus Sudiro Tungga Jaya hendak menuju ke arah Wonogiri. Namun, karena jalur tengah kota belum dibuka, bus sempat disuruh putar balik saat melewati jalan Solo-Wonogiri.

Bus tersebut diminta untuk melewati jalan bus di jalan Solo - Sukoharjo yang langsung tembus hingga Terminal Sukoharjo.

Menurut salah satu penumpang bus yang enggan disebutkan namanya, sesampainya di simpang empat lampu merah Universitas Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo, bus tidak menurunkan kecepatan meski lampu sudah berwarna kuning. 

"Kalau setahu saya, lampunya warna kuning, dan bus jalan terus," ucapnya. 

Kemudian, muncul sebuah sepeda motor yang berjalan dari arah timur (Univet). 

Karena sama-sama melintas simpang empat itu, kecelakaan tak bisa dihindarkan. 

Menurut warga di sekitar lokasi, Fatimah, bus sempat menyenggol motor tersebut lalu banting stir ke kiri. 

"Kalau kronologi pastinya saya kurang tau. Tapi tembok pagar Kabupaten sampai jebol di tabrak bus," kata dia. 

Terlihat, ada bekas rem yang diduga dari ban bus tersebut disekitar lokasi. 

Selain merobohkan pagar tembok, bus juga menabrak plakat bertuliskan BLK Sukoharjo milik Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispenkaer) Sukoharjo. 

Sementara itu, penumpang bus yang sempat diistirahatkan di halaman Kantor Setda Kabupaten Sukoharjo, telah melanjutkan perjalanan kembali dengan bus yang lain. 

Saat ini, kasus ini tengah ditangani Satlantas Polres Sukoharjo.

Pagar Jebol

Sebelumnya, sebuah kecelakaan yang melibatkan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kembali terjadi di Kabupaten Sukoharjo. 

Kali ini, Bus AKAP Sudiro Tungga Jaya, menabrak pagar tembok Kantor Kabupaten Sukoharjo, Jumat (19/1/2021).

Menurut keterangan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian, Fatimah, kejadian itu sekira pukul 17.00 WIB. 

"Busnya dari arah Wonogiri (selatan) ke Solo (utara)," kata dia. 

"Di simpang empat menghindari motor dari arah timur (Univet)," imbuhnya. 

Diduga, bus tersebut menerobos lampu merah di simpang Universitas Bangun Nusantara (Univet). 

Bus tersebut banting stir ke kiri, hingga menabrak pagar kantor Kabupaten Sukoharjo hingga jebol. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kecelakaan Truk Adu Banteng di Mojolaban Sukoharjo, Satu Patah Kali, Tiga Luka Ringan

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved