Berita Solo
Sudah Resmi Jadi Wali Kota, Gibran Rakabuming Mau Dipanggil Apa? Pak Wali, Mas Wali, atau. .
Biasanya setiap wali kota akan dipanggil 'Pak Wali" atau 'Bu Wali' oleh jajarannya maupun oleh masyarakat
TRIBUNJATENG.COM - Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah.
Pelantikan dihelat di Graha Paripurna DPRD Kota Solo, Jumat (26/2).
Biasanya setiap wali kota akan dipanggil 'Pak Wali" atau 'Bu Wali' oleh jajarannya maupun oleh masyarakat.
Tapi Gibran sebagai Wali Kota Solo tak mempermasalahkan apapun panggilan terhadap dirinya.
Masyarakat bisa memilih memanggil 'pak' atau 'mas' kepada ayah Jan Ethes Sri Narendra itu.
Menurut Gibran, panggilan tersebut sama saja
"Silahkan apa saja, mau dipanggil Mas Wali Kota atau Pak Wali Kota.
Mau dipanggil Gibran saja, tak masalah," kata Gibran usai pelantikan, Jumat (26/2).
Yang terpenting, kata dia, awak media mengingat apa yang pernah disampaikan dirinya saat Hari Pers Nasional lalu di Monumen Pers, yakni insan media jangan sampai bosan untuk terus mencerdaskan bangsa melalui berita-berita yang objektif dan menyebarkan optimistisme.
"Seperti pesan saya waktu hari pers nasional kemarin terus mencerdaskan bangsa melalui berita-berita yang objektif dan menyebarkan optimisme itu yang paling penting," ujarnya.
Terkait posisinya kini sebagai wali kota, Gibran menegaskan amanah barunya memimpin Kota Solo ini tidaklah ringan dan butuh kerja sama dari banyak pihak.
"Ini [Wali Kota Solo] bukan pekerjaan ringan.
Untuk itu kami mohon dukungan baik dari jajaran pemerintah kota dan unsur masyarakat, [agar] dalam masa kepemimpinan saya mampu mengemban amanah dalam membangun kota Solo menjadi baik," ujar Gibran dalam pidato perdananya sebagai Wali Kota Solo di Gedung DPRD Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2).
Gibran mengatakan, jabatan sebagai wali kota ini adalah amanah yang akan dilaksanakan sebaik-baiknya bagi Kota Solo.
Di antara fokus utamanya adalah memanfaatkan penggunaan teknologi dalam menjalankan pemerintahan.
Mulai dari penerapan e-budgeting dan e-katalog yang diharapkan bisa mengelola APBD secara efektif dan efisien.
"Langkah-langkah strategis dalam menentukan arah pembangunan penggunaan akan kami gunakan teknologi," kata Gibran.
"Akan kami memaksimalkan [teknologi] sehingga APBD bisa dikelola secara efektif dan efisien," lanjut dia.
Selain itu, Gibran bersama pasangannya Wawalkot Teguh Prakosa akan mengedepankan sistem kerja yang transparan dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Hal ini senada dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mewujudkan prinsip good governance.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo periode atas kerja kerasnya," tutup Gibran.
Tak lupa, Gibranbersama Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa langsung meninjau persiapan pelaksanaan vaksinasi untuk tukang becak dan pedagang di Pasar Gede.
Gibran menuturkan, dia sudah sering berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo untuk mempercepat proses vaksinasi.
Saat di Pasar Gede, dia menyapa pedagang dan mengatakan setelah vaksin selesai Pasar Gede akan ramai lagi. "Vaksinasi harus segera. Percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ini bagus sekali," ungkapnya.
Putra Presiden Joko Widodo itu mengungkapkan, setelah Pasar Gede dan Pasar Klewer vaksinasi akan dilakukan Pasar Depok dan Harjodaksino.
"Pada Senin dan Selasa besok (vaksinasi di Pasar Depok dan Hardjodaksino. Pokoknya langsung kebut semua," jelasnya.(tribun network/adi/dod/kan)