Breaking News:

Liputan Khusus

Sembilan Kampus di Jateng Tutup, Ada yang Tertulis Dijual Segera BU

Apa sebab ditutup dan bagaimana kelanjutan mahasiswa yang sedang studi di perguruan tinggi swasta itu.

tribunjateng/faizal m affan
Papan nama di Gedung perguruan tinggi swasta di Kota Semarang tertulis DIJUAL SEGERA 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banyak pembaca bertanya kampus swasta apa saja di Jawa Tengah yang ditutup oleh pemerintah.

Apa sebab ditutup dan bagaimana kelanjutan mahasiswa yang sedang studi di perguruan tinggi swasta itu.

Pada pertengahan Februari lalu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah VI Jawa Tengah merilis akan ada 20 perguruan tinggi yang akan dicabut izin operasionalnya pada tahun 2021.

Sebelumnya, LLDikti VI sudah melakukan pencabutan izin terhadap sejumlah perguruan tinggi di tahun 2020.

Pencabutan izin operasional tersebut dilakukan karena berdasarkan analisis LLDikti VI (dulu Kopertis), 20 kampus tersebut dinyatakan tidak sehat.

Setidaknya ada 9 indikator yang digunakan LLDikti untuk menilai sebuah perguruan tinggi dalam kondisi sehat maupun tidak.

Kepala LLDikti VI, Prof Muhammad Zainuri, menjelaskan sembilan indikator yang dimaksud yakni, pertama visi, misi, tujuan, dan strategi. Kedua tata pamong, tata kelola, dan kerjasama.

Ketiga mahasiswa. Keempat sumber daya manusia. Kelima keuangan, sarana dan prasarana. Keenam pendidikan. Ketujuh penelitian.

Kedelapan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian kesembilan luaran dan capaian Tridharma.

"Faktor-faktor yang mendasari perguruan tinggi untuk bisa berjalan sehat yakni kelembagaan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia. Disamping aspek lain yang harus diikuti dalam ketentuan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020," terangnya.

Halaman
1234
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved