Perampokan
Bank Wonosobo Selomerto Punya 3 Rekaman CCTV Profil Perampok Rp 100 Juta
Bank Wonosobo cabang Selomerto telah menyerahkan 3 CCTV perampokan uang Rp 100 juta.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: Saiful Masum
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Perampokan yang menyasar PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wonosobo di Jalan Raya Wonosobo - Banjarnegara Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo mendapat tanggapan dari pihak Bank.
Kepala Bidang Audit Internal BPR Wonosobo, Yovi Andi mengatakan, kantor pelayanan kas cabang Selomerto itu memiliki 4 karyawan.
Meliputi taller, marketing hingga petugas jaga malam dan bersih-bersih.
Namun, saat jam operasional tidak ada petugas pengamanan (satpam) yang bertugas.
Bahkan, pihaknya sudah biasa mengambil uang pagi-pagi tanpa pengawalan sebelum operasional bank dibuka.
"Biasanya memang kita tidak ada pengawalan. Ke depan, kita akan minta bantuan kepolisian," terangnya saat meninjau lokasi, Selasa (2/3/2021).
Menurut Yovi, saat kejadian, hanya ada satu petugas bank yaitu taller di lokasi.
Sementara penjaga malam dan petugas bersih-bersih sudah pergi.
Katanya, korban yang bertugas sebagai teller mengambil uang Rp 200 juta di Bank Jateng sebelum memulai operasional bank.
Sejumlah uang itu dimasukkan ke dalam 2 tas, masing-masing Rp 100 juta.
Saat dibuntuti dan diancam pelaku dengan senjata, jelasnya, korban sempat melakukan perlawanan dan berhasil mempertahankan 1 tas berisi Rp 100 juta.
Sementara satu tas lainnya sempat terjadi tarik-tarikan antaran korban dengan pelaku.
"Satu tas ini jatuh, dan diambil pelaku. Lalu kabur ke arah selatan. Teller kami mencoba meberikan perlawanan, hanya bisa menyelamatkan 1 tas dengan cara dikempit," ujarnya.
Ia menerangkan, kantor cabang Selomerto itu hanya melayani kas saja. Biasanya buka setiap Senin-Jumat pukul 07.30 - 16.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cctv-bank-wonosobo-selomerto.jpg)