OJK Dorong Konsolidasi Industri Perbankan
Telah terjadi perubahan ekosistem sektor keuangan yang didorong digitalisasi, sehingga menimbulkan disrupsi dan isu ekonomi dan kesehatan.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong agar perbankan melakukan konsolidasi di tengah gempuran pandemi.
Sebab, telah terjadi perubahan ekosistem sektor keuangan yang didorong digitalisasi, sehingga menimbulkan disrupsi dan isu ekonomi dan kesehatan.
Hal itupun dinilai telah memicu volatility (volatilitas), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleksitas), dan ambiguity (ambiguitas) atau VUCA.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana menyatakan, hal itu telah mendorong perubahan kebiasaan para nasabah perbankan di Indonesia.
“Konsolidasi bisa mengatasi dinamika tantangan tadi. Bagi bank yang belum bisa bersaing dalam berbagai dinamika dan tantangan global, maka konsolidasi menjadi pilihan yang harus dilakukan,” ujarnya, pada diskusi virtual, Kamis (4/3).
Dengan konsolidasi, menurut dia, perbankan akan memiliki modal yang besar. Sehingga, pertahanan dan daya saing bank ikut lebih baik.
“Bisnis proses dan infrastruktur lebih memadai. Selain itu, layanan juga bagus, produk banyak dan variasi, jadi suatu keniscayaan yang harus dilakukan,” paparnya.
Heru menyatakan, regulator mengingatkan peran pemilik bank sangat penting bila berkaitan dengan solvabilitas.
Hal itu terutama terkait dengan komitmen dan kemampuan untuk menanamkan modal. Apalagi bank merupakan industri padat modal.
Dia menambahkan, peran pemilik bagi perbankan haruslah memiliki komitmen terhadap pengembangan bank yang sehat, dan emiliki kemampuan keuangan yang dapat mendukung perkembangan bisnis bank.
Selain itu juga memiliki komitmen untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan bank dalam menghadapi kesulitan keuangan seperti likuiditas dan solvabilitas.
“Sebab, modal bank bisa digunakan untuk ekspansi usaha, penyediaan infrastruktur, bantalan untuk menyerap risiko atau kerugian tidak terduga, juga sebagai jaring pengaman dalam kondisi krisis,” jelasnya. (Kontan.co.id/Maizal Walfajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/logo-ojk2.jpg)