Batang
DMI Batang Minta Takmir Masjid di Pantura Tak Lelah Patuhi Prokes
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang kembali mengingatkan takmir masjid patuh prokes.
Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis : Dina Indriani
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang kembali mengingatkan dan mengajak seluruh Takmir Masjid di Pantura dan Perlintasan untuk tidak lelah menerapkan dan disiplin mentaati protokol kesehatan dalam rangka mencegah penularan dan penyebaran virus corona.
Mulai dari Gringsing ada 3 yaitu Masjid Kutosari, Masjid YAM Pancasila dan Masjid Al Awwabin.
Banyuputih ada Masjid desa Kalibalik, di Subah ada Masjid Subulussalam dan Masjid Besar Subah.
Tulis ada Masjid Besar Tulis, Masjid Kurnia Illahi dan Masjid Sebelah Polsek Tulis di Beji, di Kandeman ada Masjid Besar Kandeman.
Batang kota ada Masjid Agung Darul Muttaqin dan Masjid Besar Nurul Huda, di Warungasem ada Masjid Masjid Besar Warungasem, Masjid Jami Gapuro, Masjid Jami Banjiran dan Masjid Jami Masin.
Wonotunggal ada Masjid Besar Wonotunggal, Masjid desa Wonotunggal, Masjid desa Brokoh serta Masjid Dian Al-Jannah dan Masjid Jami desa Brayo.
Di Bandar ada Masjid Besar Bandar dan Masjid Az-Zaky PM Tazakka dan di Blado ada Masjid Besar YAMP dan Masjid Jami desa Wonobodro,
Kemudian di jalur tengah, ada Masjid Besar Limpung, Masjid Besar Tersono dan Masjid Besar Bawang.
“Saya mengimbau saudara-saudara kita takmir Masjid di pantura dan perlintasan, untuk tidak lelah serta terus telaten menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan Disiplin 5M.
Apalagi sekarang varian baru B-117 juga sudah masuk jawa barat lewat 2 orang TKI dari Arab Saudi dan ketika ditracing ternyata ada 15 kontak lain yang terpapa," tutur Sekretaris Umum DMI Kabupaten Batang, HM. Farid Asror, Minggu (7/3/2021).
DMI juga mengimbau untuk tetap waspada dan selalu ikut sosialisasikan pentingnya Vaksinasi Covid-19 yang sudah mulai berjalan bagi masyarakat.
Ketua Umum DMI Kabupaten Batang, KH Saefudin Zuhri, menambahkan sebagai perconyohan bahwa Masjid Agung Darul Muttaqin sejak awal pandemic corona konsisten untuk tertib dan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.
“Sejak setahun lalu di masa awal mewabahnya virus corona, MADM konsisten untuk berada di garda depan disiplin menerapkan Protkes sekaligus memberikan teladan kepada Masjid Besar dan Masjid Jami di seluruh Kabupaten Batang," ujarnya.
Dengan pertimbangan demi mengejar keselamatan umum yang lebih besar, MADM sempat libur Jum’atan 10 kali dan ketika dibuka jumatan hingga hari ini MADM disiplin menerapkan Protkes.
Bukan hanya ketika jumatan, namun untuk salat berjamaah 5 waktu pun tetap menerapkan cuci tangan dan physical distancing shaf dan barisan dengan jarak 1,2 meter.
"Ini ikhtiar kita menjadikan masjid sebagai garda depan mengerem penyebaran corona," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/masjid-batang-patuh-prokes.jpg)