Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Vaksinasi

Ganjar Imbau Kegiatan Keagamaan Tetap Hati-hati Meski Tokoh Agama Sudah Divaksin

Sekitar seribu tokoh lintas agama menjalani vaksinasi Covid-19 di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang.

Istimewa
Presiden Jokowi (ketiga dari kiri) memberikan pernyataan di sela-sela meninjau vaksinasi covid di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekitar seribu tokoh lintas agama menjalani vaksinasi Covid-19 di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang, Rabu (10/3/2021). Vaksin diberikan secara bertahap.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga sempat meninjau pemberian vaksin untuk para ulama, tokoh lintas agama, dan santri tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, proses vaksinasi untuk tokoh agama ini berjalan lancar.

"Pak presiden juga senang, karena banyak tokoh agama yang ikut," katanya, dalam keterangan tertulis.

Meski sudah dilakukan vaksinasi, Ganjar mengatakan kegiatan keagamaan tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Pelaksanaan ibadah harus mempertimbangkan data sains dan jumlah kasus.

"Kalau yang kuning atau hijau, mungkin bisa melakukan kegiatan keagamaan dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi yang merah atau oranye tidak dulu. Kalau itu dilakukan, setidaknya yang daerah aman, setelah vaksinasi ini besok bisa melaksanakan salat tarawih dengan sangat terbatas," tegasnya.

Saat vaksinasi di MAJT, sejumlah tokoh lintas agama dan ulama serta santri pondok pesantren dengan tertib mengikuti proses vaksinasi.

Sejumlah tokoh agama juga ikut berpartisipasi dalam vaksinasi, semisal Ketua MUI Jateng, Ahmad Darodji; Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh; Ketua PW Ansor Jateng, Sholahuddin Aly; dan tokoh ulama NU, KH Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq.

"Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi penularan virus Covid-19 di lingkungan tokoh-tokoh agama dengan vaksinasi ini. Karena Indonesia itu negara yang beragama, jadi yang banyak bersinggungan dengan masyarakat itu ya semua tokoh agama ini," kata Gus Muwafiq.

Hal senada disampaikan KH Ubaidillah Shodaqoh atau yang akrab disapa Mbah Ubaid. Menurutnya, vaksinasi adalah usaha manusia untuk terhindar dari penularan penyakit yang harus didukung.

"Jadi ini usaha bagi manusia, apapun hasilnya itu terserah Allah SWT. Yang penting, kita berkewajiban menjaga kesehatan kita masing-masing," katanya.

Tokoh agama Budha, Bhikkhu Cittagutto Mahathera dari Sangha Theravada Indonesia Semarang juga mengapresiasi vaksinasi pada tokoh agama ini.

Tokoh agama menurutnya yang paling dekat dengan umat dan masyarakat di Indonesia, sehingga harus dilindungi.

"Keselamatan kami ini juga untuk keselamatan umat masyarakat seluruhnya. Mudah-mudahan setelah vaksinasi, nantinya kehidupan kembali normal meski dengan protokol kesehatan, termasuk kegiatan keagamaan kembali berjalan seperti sedia kala," ucapnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved