Breaking News:

Bocah 9 Tahun Banjarnegara Hanya Bisa Telan Cairan Susu, Kepalanya Membesar

Saat anak-anak lain sepantarannya asyik bermain dan bersekolah, Dwi harus menghadapi ujian berat dalam hidupnya.

Istimewa
Dwi Ariyanto penderita Hydrocephalus berbaring lemah di rumahnya, Desa Kebondalem Banjarnegara. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Dwi Ariyanto (9), bocah asal RT 2 RW 5 Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara hanya bisa tidur terlentang di kamarnya.

Tubuhnya lemas.

Tatapannya hampa. 

Ukuran kepalanya tak normal.

Di usianya yang baru 9 tahun, anak itu sudah menanggung derita lama. 

Saat anak-anak lain sepantarannya asyik bermain dan bersekolah, Dwi harus menghadapi ujian berat dalam hidupnya.

Kondisi Dwi yang memprihatinkan membuat orang tuanya pun harus bersabar. 

Jangankan bermain, anak itu bahkan tidak mampu menikmati lezatnya makanan.

Hanya susu cairan kemasan sachet yang bisa ia telan hingga hidupnya bertahan.

Ia sulit mencerna makanan karena penyakit dan kelainan yang dialami, yakni Hydrocephalus. 

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved