Berita Pendidikan
Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Tinggi, Siwi Diminta Kejar Pendidikan Tinggi di Bidang Saintek
Lebih dari 125 siswi SMK berpartisipasi dalam program edukasi kesiapan kerja bertajuk "Women Career Class: Fresh Graduates Starter Pack"
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
Penulis: Zaenal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Lebih dari 125 siswi SMK berpartisipasi dalam program edukasi kesiapan kerja bertajuk "Women Career Class: Fresh Graduates Starter Pack to Enter the World of Work" yang digelar secara daring oleh PT Johnson & Johnson Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI).
Para siswi SMK berasal dari 10 kota di Indonesia meliputi Semarang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Bojonegoro, Yogyakarta, Batam, Bengkulu dan Denpasar.
Program tersebut diselenggarakan bagian dari memperingati Hari Perempuan Internasional.
Program ini diinisiasi sebagai upaya untuk menginspirasi para pelajar tingkat akhir SMK untuk mengejar pendidikan tinggi dan karier di bidang science, technology, engineering, math, manufacturing, dan design (STEM2D) serta membekali mereka dengan soft skill dasar untuk memasuki pasar kerja.
Baca juga: Pemilik PO Bus Peziarah Kecelakaan di Sumedang Ikut Jadi Korban hingga Kesaksian yang Selamat
Baca juga: Daftar HP dengan Harga di Bawah Rp 3 Juta Bulan Maret 2021, RAM Hingga 4 GB
Baca juga: Pasar Jambangan Karanganyar Kembali Dibuka, Pedagang dan Pengunjung Diminta Taat Protokol Kesehatan
Baca juga: Sinopsis The Mortal Instruments City of Bones Bioskop Trans TV Jam 23.30 WIB Teror di Dunia Vampir
Sejak diluncurkannya inisiatif global Women in Science, Technology, Engineering, Math, Manufacturing, and Design (WiSTEM2D) pada tahun 2015 lalu, perusahaan Johnson & Johnson berupaya menumbuhkan minat STEM2D wanita sejak usia dini dan membantu mereka terus tumbuh dan berkembang di bidang ini.
Juga, mempersiapkan dan memposisikan mereka untuk melanjutkan pendidikan dan karier yang lebih tinggi di bidang STEM2D.
Sumber daya ini dimaksudkan untuk mendorong dan melibatkan anak perempuan, keluarga, guru, dan pendukung mereka di berbagai belahan dunia.
Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia, Devy Yheanne mengatakan, Johnson & Johnson Indonesia mengambil langkah inovatif dengan mengimplementasikan inisiatif WiSTEM2D secara global sejak tahun 2015.
"Melalui program ini, kami berkomitmen untuk memberdayakan perempuan muda di enam bidang tersebut sehingga mereka dapat meningkatkan representasi di bidang sains dan teknik serta memiliki kesempatan tak terbatas untuk terlibat dalam mewujudkan perubahan positif di masyarakat."
"Kami meyakini kaum perempuan dapat menjadi katalisator untuk mewujudkan individu, komunitas, dan dunia yang lebih sehat," katanya, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/3/2021).
Saat ini, Indonesia juga tengah dihadapkan dengan kondisi ketenagakerjaan yang cukup sulit sebagai imbas dari tekanan pandemi Covid-19 terhadap perekonomian.
Pada Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 9,77 juta orang atau meningkat 37,61% dari tahun lalu.
Angka pengangguran ini masih didominasi oleh lulusan SMK sejak tiga tahun terakhir dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 13,55%.
Walau sempat turun pada tahun 2019, angka ini kembali melonjak dengan persentase yang paling besar dibanding angkatan kerja lulusan lainnya.
Kondisi ini semakin menegaskan komitmen Johnson & Johnson Indonesia untuk membantu generasi muda, khususnya siswi SMK, dalam memilih jalur pekerjaan masa depan yang tepat serta memasuki pasar kerja yang kompetitif dan dinamis.
"Semakin banyaknya generasi muda yang akan memasuki dunia kerja dan faktor kesenjangan keterampilan akan menghadapkan Indonesia pada permasalahan pengangguran muda selama beberapa tahun ke depan."
"Melalui program ini, para pelajar SMK mendapat manfaat dari pengetahuan dan pengalaman riil seputar dunia kerja yang dibagikan oleh para relawan," jelasnya.
Kesempatan ini, katanya, memberikan aspirasi baru bagi pelajar SMK untuk mulai membangun keterampilan baru yang dibutuhkan pemberi kerja dan membangun karier di bidang STEM2D yang sukses di masa depan.
"Kami sangat antusias untuk berkolaborasi kembali dengan Johnson & Johnson Indonesia yang komitmennya sejalan dengan misi kami dan Junior Achievement secara global dalam mempersiapkan generasi muda untuk berhasil dalam pekerjaan masa depan," tambah Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner.
Baca juga: Sinopsis The Mortal Instruments City of Bones Bioskop Trans TV Jam 23.30 WIB Teror di Dunia Vampir
Baca juga: Jelang Piala Menpora, Pemain PSIS Semarang Justru Perkuat Latihan Bertahan, Indikasi Apa?
Baca juga: Sinopsis Power Rangers Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Misi Superhero Lindungi Bumi
Baca juga: Polri Ancam Tindak Anggota yang Terlibat Politik Praktis Dualisme Partai Demokrat
Melalui bincang inspiratif bersama dua karyawan perempuan Johnson & Johnson Indonesia, para peserta memperoleh wawasan bagaimana merancang jalur karir impian mereka di bidang STEM2D serta memahami besarnya peluang dan kebutuhan akan partisipasi perempuan di dunia kerja.
Dalam kelas kesiapan kerja yang dipandu mentor PJI, mereka belajar membangun citra profesional untuk dapat menjadi kandidat yang menonjol dan menarik atensi calon pemberi kerja.
Mereka dilatih cara mengkomunikasikan potensi diri dalam surat lamaran kerja, curriculum vitae, profil situs jejaring sosial, dan sesi wawancara kerja.
Selama rangkaian edukasi kesiapan kerja ini, peserta didampingi oleh 40 karyawan Johnson & Johnson Indonesia yang terlibat aktif sebagai mentor untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi. (Nal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perwakilan-pt-johnson-johnson-indonesia-menyampaikan-paparannya-dalam-program.jpg)