UIN SAIZU Purwokerto
Halal Center UIN Saizu Perkuat Kompetensi melalui In House Training di Unsoed
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto perkuat kompetensi halal lewat pelatihan teknologi Real-Time PCR di Unsoed.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Tim Halal Center Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengikuti In House Training yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada 28 April 2026.
Pelatihan tersebut mengusung tema “Beyond Label: Deteksi Molekuler untuk Jaminan Kehalalan Produk Berbasis Real-Time PCR”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang jaminan produk halal berbasis sains dan teknologi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan teknologi Real-Time PCR sebagai metode ilmiah modern dalam mendeteksi kehalalan produk secara lebih akurat dan terukur.
Dalam kegiatan ini, Halal Center UIN Saizu mengirimkan auditor halal Redhika Rakhmania Rinandela serta penyelia halal sekaligus dosen UIN Saizu, Irma Dwi Tantri, sebagai peserta pelatihan.
Keduanya mendapatkan pemahaman mendalam terkait penggunaan teknologi molekuler dalam proses verifikasi kehalalan produk.
Pelatihan berlangsung dalam beberapa sesi yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan pakar di bidang pangan serta genetika molekuler.
Sesi pertama membahas regulasi sertifikasi halal yang membutuhkan dukungan pengujian laboratorium untuk memastikan kehalalan suatu produk.
Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pangan sekaligus Ketua Halal Center Unsoed, Prof. Poppy Arsil, menjelaskan pentingnya integrasi antara regulasi halal dan pendekatan ilmiah dalam mendukung sistem sertifikasi halal yang sesuai dengan syariat Islam.
Menurutnya, pengujian laboratorium memiliki peran penting dalam memberikan validasi ilmiah terhadap bahan maupun produk yang beredar di masyarakat.
Dengan dukungan teknologi yang tepat, proses sertifikasi halal dapat dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel.
“Pendekatan sains dan teknologi menjadi bagian penting dalam memastikan kehalalan produk, terutama pada produk yang memerlukan pembuktian berbasis laboratorium,” jelasnya dalam sesi pemaparan.
Sementara itu, pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi mengenai teknik dan metode pemeriksaan sampel pada tingkat molekular, khususnya untuk bahan yang berasal dari organisme hewan maupun tumbuhan.
Guru Besar Bidang Ilmu Genetika dan Kedokteran Molekular, Prof. Lantip Rujito, memaparkan berbagai teknik ilmiah yang digunakan untuk mengidentifikasi bahan halal melalui pendekatan genetika molekuler.
Ia menjelaskan bahwa teknologi Polymerase Chain Reaction (PCR) mampu mendeteksi kandungan tertentu dalam sampel secara detail dan spesifik.
| Banyak Hoaks Menyerang, Menteri Agama RI Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Racana UIN Saizu Perkuat Kaderisasi Pramuka, 40 Calon Pandega Ikuti PECAPA XXII di Baturraden |
|
|---|
| UIN Saizu Gelar Technical Meeting PESOMA III, Mahasiswa Siap Unjuk Kreasi dan Prestasi |
|
|---|
| FTIK UIN Saizu Gelar FGD Kurikulum OBE PPG, Perkuat Mutu Pendidikan Berbasis Capaian Pembelajaran |
|
|---|
| Cetak Relawan Fasilitator Kompeten, UKK KSR PMI UIN Saizu Gandeng PMI Banyumas Gelar TOF 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260507_halalcenter_saizu.jpg)