Breaking News:

Guru Honorer

Ribuan Guru Honorer Karanganyar 3 Bulan Belum Terima Gaji

Sekitar 2.500-an guru honorer di Kabupaten Karanganyar belum menerima gaji selama tiga bulan. 

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Kantor Disdikbud Karanganyar.  

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sekitar 2.500-an guru honorer di Kabupaten Karanganyar belum menerima gaji selama tiga bulan. 

Guru Kelas SD di Jumantono, Bunga menyampaikan, sampai saat ini belum menerima gaji selama tiga bulan.

Keterlambatan pembayaran gaji itu, lanjutnya, memang biasa terjadi saat awal tahun. 

"Tahun lalu itu biasanya Januari-Maret dirapel dan dibayarkan tanggal 10. Tapi sampai saat ini belum dibayarkan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (12/3/2021). 

Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji itu tidak begitu menjadi permasalahan lantaran selain menjadi guru kelas, dia juga melayani jasa rias manten. 

"Saya pribadi tidak begitu masalah tapi kalau teman-teman yang lain nggak tahu. Ya menunggu-nunggu," ucap guru yang telah mengabdi sejak 2017 lalu itu. 

Saat ini Bunga sudah berstatus menjadi GTT (Guru Tidak Tetap) dan menerima gaji Rp 650 ribu per bulannya.

Sebelumnya saat masih berstatus PTT, dia mendapatkan gaji Rp 550 ribu per bulan. 

Sementara itu Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa mengungkapkan, di Kabupaten Karanganyar ada sekitar 2.500-an pegawai honorer baik tingkat SD dan SMP dari berbagai tingkatan. Baik itu sebagai guru maupun tenaga pendidik. 

Pemkab Karanganyar telah mengalokasikan anggaran dari APBD senilai Rp 27 miliar untuk gaji guru honorer selama satu tahun. 

"Ini kan anggaran clearnya belum lama. Ini sedang proses. Biasalah pada awal tahun anggaran memang begini. Kita tunggu prosesnya. Kita berusaha Maret ini (dibayarkan). Mudah-mudahan," terangnya kepada Tribunjateng.com. 

Dia menjelaskan, adanya keterlambatan pembayaran gaji guru honorer ini lantaran penyesuaian anggaran karena adanya recofusing. 

"Januari, Februari, Maret (Gaji) nanti dirapel. Jadi guru tidak kehilangan haknya. Kepada guru yang belum terima gaji sabar dulu dan pengabdian tetap terus dilakukan," pungkasnya.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved