Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Bloira

Potongan 2,5 Persen Gaji ASN di Blora untuk Zakat Terkumpul hingga Rp 1 Miliar Lebih Per Bulan

Potongan gaji ASN sebanyak 2,5 persen di Kab Blora yang ditampung Baznas per bulan terkumpul Rp 1 miliar.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Ist./Prokompim
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan sambutan dalam pembekalan dan pentasyarufan mustahik produktif binaan penyuluh agama Islam, Baznas Provinsi Jawa Tengah untuk wilayah Kabupaten Blora dan Rembang di ruang pertemuan Saung Mekar Sari Blora, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Potongan gaji aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 2,5 persen di Kabupaten Blora yang ditampung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Blora per bulan terkumpul hingga Rp 1 miliar.  Uang zakat sebanyak itu nantinya akan digunakan dalam program penanggulangan kemiskinan.

Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi langkah Baznas yang turut serta dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Apalagi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Blora dampak pandemi Covid-19 muncul 5.880 penduduk miskin baru.

"Peran Baznas dalam membantu pemerintah daerah ini luar biasa. Dana zakat yang dikumpulkan oleh seluruh ASN bisa dikumpulkan untuk menolong saudara-saudara kita yang kesusahan dengan respons yang cepat seperti bedah rumah, menolong pembayaran pemeriksaan kesehatan, beasiswa sekolah dan bantuan lainnya. Ini harus lebih dimaksimalkan," ujar Arief dalam pembekalan dan pentasyarufan mustahik produktif binaan penyuluh agama Islam, Baznas Provinsi Jawa Tengah  untuk wilayah Kabupaten Blora dan Rembang di ruang pertemuan Saung Mekar Sari Blora, Senin (15/3/2021).

Saat ini, lanjut Arief, Pemkab Blora mulai menerapkan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen dari gaji pokok ASN untuk ditampung dalam Baznas.

"Sehari setelah saya dilantik, kita langsung teken surat edaran wajib zakat 2,5 persen dari gaji pokok, memang ada yang nanti tidak populis. Tapi kita harus melaksanakan karena ini sudah diatur Undang-undang. Kita ingin semakin banyak masyarakat miskin yang bisa dibantu ketika mendapatkan ada musibah atau kesusahan. Maka Baznas dengan cepat bisa hadir," ujar Arief.

Ketua Baznas Kabupaten Blora, KH. Ali Muchdor, melalui Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Widodo, menyambut positif program yang dicanangkan Arief Rohman. Pihaknya siap menampung dan mengelolanya.

Jika sebelumnya yang terkumpul dari gaji ASN di Blora untuk zakat per bulan antara Rp 400 juta sampai Rp 500 juta, dengan adanya potongan wajib Rp 2,5 persen maka akan terkumpul sampai Rp 1 miliar per bulan.

"Maka nanti bisa menerima sekitar 900 juta hingga 1 miliar per bulannya, total bisa mengumpulkan zakat sekitar 11 miliar rupiah dalam satu tahun," kata Widodo.

Dana sebanyak itu, menurutnya digunakan untuk kegiatan sosial  membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan.

Sementara itu, Ketua Baznas Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, mengapresiasi ketegasan Bupati Arief Rohman dalam upaya pengumpulan zakat penghasilan gaji pokok ASN sebesar 2,5 persen.

"Salut untuk Pak Bupati, semoga Blora ke depan bisa lebih baik lagi. Selain untuk memakmurkan masyarakat, ini juga menjadi ladang amal kita untuk mempersiapkan akhirat nanti," kata KH Darodji.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta'in Ahmad, dan pengurus Baznas Blora maupun Rembang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved