Breaking News:

Berita Kendal

Dico Tak Ingin Stadion Kendal Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Pemkab Kendal bakal membuka kembali sejumlah fasilitas olahraga di Stadion Utama Kebondalem Kendal.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat meninjau kondisi Stadion Utama Kebondalem, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal bakal membuka kembali sejumlah fasilitas olahraga di Stadion Utama Kebondalem Kendal. Rencananya, pembukaan dilakukan secara bertahap dari Jumat hingga Minggu setiap pekannya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, pembukaan kembali Stadion Kendal diharapkan dapat menjadi sarana masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh melalui olahraga. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya akan diawasi dengan ketat sesuai protokol kesehatan.

Ia tidak ingin aktivitas di stadion nantinya menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di tengah-tengah vaksinasi berlangsung. "Kami tinjau stadion langsung, dulu memang dibuka untuk umum tempat olahraga. Dan banyak informasi dari masyarakat yang berharap dibuka kembali. Kita kaji agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat dengan prokes ketat. Kita tidak mau nantinya jari klaster baru," terangnya usai meninjau kondisi stadion, Senin (15/3/2021).

Selain itu, Dico juga akan menata ulang sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar stadion. Ia tidak mau ada aktivitas di sekitar stadion yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti contoh terjadi kerumunan. 

Bahkan, Dico dengan tegas akan menutup kembali operasional stadion jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Sementara ini sudah dibuka Jumat dan Sabtu pagi dan sore. Akan kita coba tambah di hari Minggu, namun dibatasi pengunjungnya," ujar Dico. Kasi Peningkatan Prestasi Olahraga pada Disporapar Kendal, Zen Yukri Iswandaru menambahkan, pembukaan stadion tidak serta merta bisa diakses untuk masyarakat umum secara serentak. 

Masyarakat umum bisa mengakses sejumlah fasilitas olahraga yang ada di sekitar gedung mulai pukul 07.00 - sore hari. Khusus fasilitas olahraga di dalam gedung, hanya bisa diakses oleh para atlet yang akan mengikuti sejumlah kejuaraan.

Sementara pedagang di sisi luar stadion akan dilakukan penataan ulang. Mereka diperbolehkan berjualan pada Jumat dan Sabtu. Sedangkan pada Minggu, semua pedagang sementara waktu belum diperkenankan berjualan di sekitar stadion.

"Jam bukanya pagi hingga sore. Untuk yang jualan belum dan masih dikaji," tuturnya.

Pembukaan stadion ini menjawab banyaknya permintaan masyarakat khususnya para pemuda Kendal yang rindu berolahraga dengan menggunakan fasilitas umum milik pemerintah daerah.

Rencananya, pembukaan stadion bakal diikuti dengan pembukaan sejumlah sarana olahraga lain seperti Stadion Madya Kendal dan GOR Sasanakrida Bahurekso Kendal. (*)

Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica
Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica (Tribun Jateng/Saiful Ma'sum)
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved