Breaking News:

Wonosobo

Peziarah Protes Pengambilan Nisan Makam Kuno Stanagede Wonosobo Diam-diam

Pengambilan puluhan batu nisan di Makam Stanagede Wonosobo menuai kontroversi.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Makam Stanagede Desa Mojosari, Mojotengah Wonosobo, sebagian Batu nisan nya telah diambil oleh Dinas Pariwisata. 

Penulis: Khoirul Muzaki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pengambilan puluhan batu nisan di Makam Stanagede, Dusun Mojotengah Desa Mojosari Kecamatan Mojotengah, Wonosobo oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo menuai kontroversi.

Kejadian itu pun ramai di perbincangkan di media sosial.

Sebagian peziarah keberatan atas pemindahan batu nisan di kuburan keramat yang letaknya di atas bukit tersebut.

Batu-batu nisan yang diambil dari makam kuno itu ada yang menyerupai Lingga, Meru, hingga Kemuncak candi dan Batu dengan relief binatang. 

Peziarah sekaligus pegiat ekplorasi makam Farhan mengatakan, pengambilan batu nisan oleh pemerintah mengagetkan peziarah.

Ia menilai tindakan itu tergesa karena tidak didahului sosialisasi ke masyarakat atau peziarah.  

Terlebih, makam yang batu nisannya diambil selama ini dikeramatkan oleh sebagian masyarakat. 

Batu nisan berbentuk Lingga di makam Raden Maospati misalnya, ikut diambil dan diangkut ke Dinas Pariwisata

"Namanya orang, ada penghormatan terhadap orang yang dikeramatkan. Bukan hanya warga setempat yang tidak setuju, peziarah juga kaget, kok batu nisannya tidak ada, " katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved