Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Fakta-fakta Anggota DPRD Selingkuh dengan Istri Pelaut, Masuk Lewat Jendela, Diadukan Oleh Anak

Kasus oknum anggota DPRD di Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan yang selingkuh dengan istri pelaut menjadi perhatian publik.

Editor: m nur huda
net
Ilustrasi selingkuh - Fakta-fakta Anggota DPRD Selingkuh dengan Istri Pelaut, Masuk Lewat Jendela, Diadukan Oleh Anak 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus oknum anggota DPRD di Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan yang selingkuh dengan istri pelaut menjadi perhatian publik.

Kasus perselingkuhan istri pelaut ini benar-benar menghebohkan Toraja Utara, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), dalam beberapa hari terakhir.

Perselingkuhan melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara dari Partai Golkar dengan seorang istri pelaut.

Baca juga: Cerita Oknum Anggota Dewan Dibikin Malu Warga, Ketahuan Masuk Lewat Jendela saat Datangi Selingkuhan

Baca juga: Dituding Selingkuh dengan Ayus, Nissa Sabyan Posting Lagu: Membawa Cinta Bersama Luka yang Ku Punya

Baca juga: 9 Alasan Pria Berselingkuh, Kurangnya Dukungan Sosial Oleh Pasangan

Baca juga: Bunuh Tetangga yang Selingkuhi Istri hingga 6 Tahun, Tauhid Terancam Penjara Seumur Hidup

Di grup percakapan aplikasi pesan instan WhatsApp, kasus ini ramai dikomentari warganet.

Seorang bahkan menulis "Suami digoyang ombak, istri digoyang Pak Dewan".

Seperti apa sebenarnya perselingkuhan wakil rakyat dengan istri pelaut?

Berikut fakta-faktanya:

1. Masuk kamar lewat jendela

Anggota DPRD Toraja Utara berinisial PD diketahui selalu mengendap bak pencuri setiap mendatangi rumah istri pelaut.

Ia kerap datang saat malam hari dan melompati pagar untuk masuk ke dalam rumah.

Selain itu, PD juga memilih lewat jendela untuk masuk ke kamar si istri pelaut.

Hal ini pun dibenarkan oleh Jenderal Lapangan Aliansi Pelaut Toraja, Marten.

"Iya betul, anggota dewan yang terhormat ini (PD) kalau datang ke rumah istri saudara kami lompat pagar lalu masuk lewat jendela, begitupun saat pulang. Seperti pencuri saja," ungkap Marten mengatakan, Senin (15/3/2021).

Aliansi Pelaut Toraja telah menggelar unjuk rasa di DPRD Toraja Utara guna menuntut agar PD dijatuhi sanksi seberat-beratnya.

2. Berawal dari aduan anak

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved