Breaking News:

Berita Regional

Kecewa Hanya Dilayani 30 Menit, Pria Ini Bunuh PSK di Kamar Hotel: Janjinya Tiga Jam

Seorang pekerja seks komersil ( PSK) prostitusi online dibunuh oleh pria yang mengencaninya dengan alasan tak puas saat menerima layanan berhubungan b

Editor: m nur huda
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi - Empat PSK di bawah umur yang diamankan aparat Polsek Tanjung Priok karena terlibat prostitusi online. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pekerja seks komersil ( PSK) prostitusi online dibunuh oleh pria yang mengencaninya dengan alasan tak puas saat menerima layanan berhubungan badan.

Pria tersebut bernama Agus Saputra alias Berry (24) mengaku tega membunuh teman kencan wanitanya, Yuliana (25) lantaran kecewa.

Berry tak puas dengan layanan yang diberikan Yuliana, hanya 30 menit dari janjinya 3 jam lantaran sudah minum obat kuat.

Baca juga: Komisi Yudisial Selidiki Sikap Habib Rizieq Terkait Dugaan Rendahkan Martabat Hakim di Persidangan

Baca juga: Kecelakaan Maut di Kuningan, Truk Terguling Kernet Tewas Terinjak Sapi

Baca juga: Selingkuh di Vila Dipergoki Suami, Seorang Istri Diarak Menuju Kantor Polisi

Baca juga: 18 Orang Ditemukan Positif Covid-19 Setelah Tes GeNose di Stasiun Solo Balapan 

Setelah sekali berhubungan badan, Yuliana enggan lagi memberikan pelayanan di ranjang, hingga akhirnya petaka pun terjadi pembunuhan. 

Seperti diketahui sebelumnya, Yuliana yang memiliki dua anak ditemukan tewas di kamar di Hotel Rio, Palembang setelah dari rekaman CCTV terlihat korban masuk kamar bersama seorang pria.

Beberapa hari pasca diketahuinya korban meninggal dunia, polisi berhasil menangkap Berry.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan Polrestabes Palembang, Berry menunjukkan kronologi pembunuhan secara detail, Kamis (18/3/2021).

Berry ikut serta menjalani 37 adegan rekonstruksi.

Tampak ia memakai baju tahanan Polrestabes Palembang menuju kamar 625 Hotel Rio Palembang di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang.

Usai rekonstruksi dilakukan, Berry yang tampak berjalan dengan kaki yang masih berbekas luka tembak mengaku menyesal atas perbuatannya telah menghilangkan nyawa Yuliana.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved