Breaking News:

Berita Regional

Selingkuh di Vila Dipergoki Suami, Seorang Istri Diarak Menuju Kantor Polisi

Sang suami sudah tak bisa menahan amarahnya saat melihat alat kotrasepsi berupa kondom bekas pakai di ranjang, saat sang istri berselingkuh dengan kek

Editor: m nur huda
Tribunnews
Ilustrasi selingkuh dipergoki suami 

Baik itu hubungan suami istri atau dengan kekasih, menjalin kebersamaan dibutuhkan adanya rasa saling percaya.

Namun, belakang tengah banyak terungkap adanya perselingkuhan dalam sebuah hubungan.

Tak hanya di dunia selebriti, dalam kehidupan masyarakat biasa pun perslingkuhan juga ternyata kerap terjadi.

Masalah perselingkuhan memang sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia.

Baik yang sebatas hubungan berpacaran ataupun yang sudah menikah.

Bak tak cukup dengan satu pasangan, seseorang terkadang berusaha mencari selingan dengan menjalin hubungan di belakang pasangannya.

Seakan tak cukup, seseorang ini kerap mencari yang baru di tengah hubungannya dengan pasangan masih berjalan dengan baik.

Meski tahu akan ada yang tersakiti dan kecewa bila ketahuan, seseorang masih tetap melakukan hubungan gelap ini.

Seperti yang kita tahu, suatu hal terjadi tentu memiliki latar belakang ataupun alasan mengapa suatu hal ini bisa terjadi, begitu pula dengan perselingkuhan.

Melansir dari Psychology Today, Robert Weiss Ph.D., MSW, seorang terapis sekaligus relationship expert, membahas mengenai alasan seorang pria memilih selingkuh.

Weiss mengungkapkan bahwa pria sebenarnya bisa saja memilih untuk tidak berselingkuh.

Hingga detik ini masih ada saja pria yang memilih untuk tetap berselingkuh dari pasangannya.

Menurut Weiss, berikut hal yang mendorong seorang pria memilih selingkuh dari pasangannya.

Masalah kecanduan

Sebagian pria mungkin memiliki masalah kecanduan dengan alkohol atau obat-obatan.

Hal tersebut yang mempengaruhinya dalam membuat suatu keputusan, bahkan keputusan seksual yang membuat dirinya menyesal.

Atau mungkin memiliki kecanduan dalam ranah seksual, hal yang mendorong dirinya ke arah fantasi seksual untuk menghindari permasalahan kehidupan.

Merasa dirinya istimewa

Merasa dirinya berbeda dan layak mendapatkan yang istimewa, pria kerap memilih untuk selingkuh.

Tipe pria seperti ini merasa bebas untuk menghargai dirinya, termasuk bebas untuk menjalin hubungan dengan siapa pun dan kapan pun.

Pemahaman yang rendah tentang komitmen

Tidak semua pria memiliki pemahaman yang baik tentang komitmen dengan pasangan.

Hal ini yang menjadi salah satu alasan para pria berselingkuh.

Ketidakdewasaan ini bisa terjadi disebabkan oleh minimnya pengalaman berkomitmen yang pernah pria lakukan. 

Sehingga ia tidak memahami konsekuensi dari pilihan yang mereka ambil, misalnya membuat hilangnya kepercayaan pasangan.

Merasa hubungan sudah berakhir

Pria sebenarnya ingin mengakhiri hubungannya dengan pasangan sebelum akhirnya ia memilih selingkuh.

Namun bukannya menyampaikan apa yang ia rasakan pada pasangan, ia lebih memilih untuk berselingkuh dan menanti pasangannya yang memutuskan hubungan.

Selain itu, ada pula pria ingin mengakhir hubungannya dengan pasangan tetapi menunggu mendapatkan pasangan yang baru.

Tipe pria ini akan memupuk perasaannya dengan yang baru, sebelum akhirnya berpisah dengan pasangan yang masih berjalan.

Adanya rasa insecure

Jika kini banyak perempuan menyatakan sering merasa insecure, selayaknya manusia pria juga sering merasa dirinya kurang.

Bisa saja pria merasa dirinya penghasilannya kurang, penampilannya tidak cukup bagus, wawasannya kurang, atau merasa dirinya tidak tampan.

Ditambah mungkin sang pasangan kurang memberikannya apresiasi ataupun pujian.

Sehingga pria memilih untuk mendapatkan validasi dari wanita lain, untuk membuat dirinya merasa diinginkan dan layak.

Memiliki ekspektasi yang tidak realistis

Sebagian pria yang berselingkuh disebabkan oleh adanya ekspektasi yang tidak realistis kepada pasangannya.

Pria berharap pasangannya akan selalu bisa memenuhi setiap kebutuhan dan keinginannya.

Seakan meraka lupa, kalau pasangannya juga memiliki kehidupan dan kebutuhan lainnya yang mungkin tidak melibatkan mereka.

Hal ini yang membuat mereka memilih untuk mencari orang baru yang mungkin bisa memenuhi apa yang ia inginkan.

Kurangnya dukungan sosial

Pria mungkin telah meremehkan hubungan persahabatan dengan teman-teman dekatnya, lantas ia berharap kebutuhan sosial dan emosionalnya dapat terpenuhi oleh pasangannya.

Namun ternyata, ia merasa sang pasangan gagal dalam memenuhi kebutuhan sosial da emosional tersebut, sehingga ia mencari orang baru untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.

Keegoisan

Seorang pria yang berselingkuh bisa juga disebabkan karena keegoisannya.

Sehingga dalam membuat keputusannya, ia hanya memikirkan dirinya sendiri dan tanpa memikirkan pasangannya.

Oleh sebab itu, ia bisa berbohong dan menyimpan rahasia tanpa diliputi rasa sesal, selama ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan.

Hati-hati dengan pria seperti ini ya, Kawan Puan, karena bisa saja tipe pria seperti ini memang tidak bermaksud untuk setia dengan pasangannya.

Ingin membalas dendam

Alasan lain yang membuat pria selingkuh adalah karena ingin membalas dendam.

Hal ini pria lakukan karena ia marah dengan pasangannya dan ingin menyakiti pasangannya.

Perselingkuhan ini bahkan tidak akan pria tutupi, ia ingin pasangannya mengetahui hal tersebut. (*)

Berita terkait selingkuh

Berita terkait Denpasar

Berita terkait kondom bekas

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Istri Polisi Selingkuh dengan Rekan Kerja Diarak ke Polsek, Suaminya Marah lihat Kondom Bekas Pakai

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Merasa Dirinya Istimewa, Ini Dia 9 Alasan Pria Melakukan Perselingkuhan

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved