Juliari Sering Sewa Pesawat Pakai Anggaran Kemensos
Juliari Peter Batubara ternyata sering menyewa pesawat saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah daerah
Mendengar jawaban Juliari, lantas jaksa kembali menyelisik soal Ihsan yang diduga kerap mendatangi ruangan Juliari di kantor Kemensos RI. "Apakah berulang kali Ihsan Yunus datang ke ruangan saksi?" cecar jaksa. "Iya pernah beberapa kali," ungkap Juliari.
Jaksa mencecar apakah kedatangan Ihsan membicarakan soal pengadaan bansos. Tetapi Juliari membantah pertanyaan tersebut. "Selama Covid ini? Kaitannya dengan bansos ada?" tanya jaksa. "Oh enggak ada pak, dia pernah beberapa kali ya wajar pak, dulu pernah satu fraksi pak," jawab Juliari. "Terkait dengan penjelasan saksi bahwa banyak yang ingin menitipkan perusahaan, apakah Ihsan Yunus masuk salah satunya?" tanya jaksa lagi. "Enggak pernah kita bicarakan soal itu pak," jawab Juliari.
Dalam kasusnya, Juliari Batubara diduga mengakali proses pemilihan vendor bansos sembako untuk wilayah Jabodetabek. Hal itu diduga dilakukan melalui dua anak buahnya, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Juliari diduga meminta fee Rp 10 ribu dari setiap paket yang disalurkan para vendor yang sudah ditunjuk. Ia pun diduga meminta uang operasional.
Sudah ada dua vendor yang dijerat sebagai pihak pemberi suap. Yakni Harry Van Sidabukke yang didakwa menyuap Rp 1,28 miliar dan Ardian Iskandar Maddanatja yang didakwa menyuap Rp 1,95 miliar.(tribun network/ham/dod)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menteri-sosial-juliari-p-batubara-mengenakan-rompi-oranye-usai-menjalani-pemeriksaan.jpg)