Breaking News:

Berita Temanggung

Pendaftar Karyawan RSUD Temanggung Membludak Hingga Ribuan, Formasi Cuma Butuh 76 Orang

Pendaftar calon karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung membludak.

ISTIMEWA
Bupati Temanggung M Al Khadziq memantau perkembangan seleksi administrasi pegawai RSUD Temanggung, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Pendaftar calon karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung membludak.

Hingga kini, terdata 1.821 pendaftar yang bakal mengikuti seleksi administrasi untuk mengisi 76 formasi yang ada.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Temanggung, dr Tetty Kurniawati mengatakan, dari total pendaftar, 1.117 di antaranya berdomisili di Temanggung, dan sisanya luar daerah.

Katanya, proses seleksi administrasi saat ini sudah berlangsung hingga beberapa hari ke depan. 

Selanjutnya, pendaftar yang lolos akan mengikuti seleksi tahap lanjutan dengan berbasis komputer.

"Kami berharap dalam empat hari bisa selesaikan seleksi administrasi, kemudian kami siapkan ke seleksi tes berbasis komputer (CAT)," terangnya usai mendampingi Bupati Temanggung M Al Khadziq meninjau pelaksanaan seleksi administrasi di Gedung UMKM Center, Selasa (23/3/2021).

Kata dr Tetty, dari 76 formasi yang dibutuhkan terdapat tiga keahlian tidak diminati.

Yaitu perawat PICU NICU (ruang perawatan intensif untuk bayi), perawat hemodialisa (HD), dan refraksionis optisien (RO) atau yang dikenal orang yang berwenang melakukan pemeriksaan mata dasar.

"Kami tidak tahu persis kenapa tidak ada pelamar untuk ketiga keahlian tersebut.

Mungkin karena dalam masa pandemi ini beberapa rumah sakit besar yang menyelenggarakan pelatihan itu tidak membuka pelatihan," katanya.

Menurut dr Tetty, apabila ada kekosongan dalam rekrutmen ini, pihaknya akan mengoptimalkan tenaga yang sudah ada sementara waktu.

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, proses seleksi harus selalu dipantau agar berjalan dengan transparan, objektif dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

Semisal, tidak ada intervensi dari panitia, tidak ada intervensi dari pihak RSUD, tidak ada intervensi dari para pemimpin di kabupaten ini.

Sehingga setiap warga mempunyai hak yang sama untuk bisa bekerja di RSUD Temanggung.

"Seleksi dengan tes berbasis komputer ini baru pertama kali diterapkan di RSUD Temanggung. Penerimaan karyawan semuanya berbasis komputer tanpa campur tangan pimpinan RSUD maupun dari Pemkab Temanggung sehingga prosesnya transparan, objektif, dan adil," jelasnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved