Berita Internasional
Model Ini Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar untuk Jebak Petenis Serbia Novak Djokovic
Scekic mengaku diiming-imingi uang 70.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar untuk merayu petenis ranking satu dunia tersebut.
TRIBUNJATENG.COM, BELGRADE – Natalija Scekic, seorang model asal Serbia, mengeklaim adanya rencana untuk menghancurkan kehidupan petenis asal Serbia yang terkenal, Novak Djokovic.
Menurut Scekic, dia awalnya dihubungi dan diminta untuk menghadiri sebuah pertemuan yang akan membahas “pertemuan bisnis”.
Sangmodel lantas menyanggupi untuk mengikuti pertemuan itu.
Baca juga: Terlelap Tidur di SPBU Jalan S Parman, Pemilik Mobil Tak Tahu Komplotan Pencuri Datang Terekam CCTV
Baca juga: Eman Sebut Asma Allah Sebelum Meninggal, Tasbihnya Putus Berserakan di Lokasi Kecelakaan
Baca juga: Sehari Sebelum Dieksekusi, Freddy Budiman Mohon ke Petugas Tidur Sekamar dengan Fikri Putranya
Baca juga: Warganet yang Sebut Bus PO Haryanto Tidak Ngeblong Lampu Merah Silakan ke Kantor Polisi Jadi Saksi
Namun dalam pertemuan itu, Scekic mengaku bahwa dia dibujuk untuk merayu Djokovic supaya mau berhubungan seks dengannya lalu direkam dengan kamera tersembunyi.
Berbicara kepada majalah Svet & Scandal, Scekic mengaku diiming-imingi uang 70.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar untuk merayu petenis ranking satu dunia tersebut.
Scekic bertutur, rencana tersebut bertujuan untuk merusak kehidupan rumah tangga Djokovic sebagaimana dilansir New York Post, Selasa (23/3/2021).
“Memang benar ada seorang pria yang menghubungiku.
Saya kenal dia dari (London) dan saya menganggapnya orang yang serius,” kata Scekic dalam wawancara tersebut.
Scekik menuturkan, ketika dia ditawari uang untuk melakukan aksi tersebut, dia awalnya tertawa karena menganggap tawaran itu hanyalh lelucon.
“Tetapi pria itu sangat serius.
Saya merasa sangat tersinggung dan terhina.
Mereka benar-benar mempersiapkan rencana yang luar biasa,” kata Scekik.
“Saya diberitahu untuk membawa Novak (Djokovic) ke suatu tempat yang intim dan merekam semuanya,” sambung Scekik.
Dia mengaku marah ketika mendengar tawaran tersebut benar-benar serius dan langsung berbegas pergi dari pertemuan itu.
“Saat itu saya berpikir untuk memukulnya, menyiramnya dengan air, tetapi saya menahan diri karena kami berada di tempat umum,” kata Scekik.