Berita Viral
Klarifikasi Hotel di Bali yang Usir Pengunjung Pantai dan Klaim Miliki Private Beach
Viralnya video seorang wanita di Bali yang diusir dari pantai oleh sekuriti hotel membuat pihak penginapan melakukan klarifikasi
TRIBUNJATENG.COM, BALI - Viralnya video seorang wanita di Bali yang diusir dari pantai oleh sekuriti hotel membuat pihak penginapan melakukan klarifikasi
Diketahui, hotel tersebut adalah Puri Santrian, yang berlokasi di Sanur, Denpasar, Bali.
Mereka memberikan tanggapan terkait viralnya unggahan video Mirah Sugandhi yang diusir saat duduk di pantai belakang Hotel Puri Santrian.
Baca juga: Viral Wanita Diusir Satpam Hotel saat Duduk di Pantai, Pemerintah Tegaskan Seluruh Pantai Milik Umum
Baca juga: Pria Ini Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur 15 Hari Sampai ke Bali, Jual Ponsel untuk Ongkos
Baca juga: Heboh Penemuan Butiran Emas di Pantai Tamilouw Jelang Kedatangan Jokowi, Warga Berbondong
Pemilik Puri Santrian yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), IB Gede Sidartha Putra mengatakan, kejadian tersebut merupakan miskomunikasi.
Sidartha mengatakan, di Sanur tidak ada yang namanya private beach.
“Semua beach milik publik, sehingga kegiatan masyarakat berwisata, mencari ikan, upacara adat, tidak boleh ada pelarangan dari hotel,” katanya dikutip dari Tribun Bali, Rabu (24/3/2021).
Ia menambahkan, Santrian sudah beroperasi selama 50 tahun dan ini merupakan kasus pertama.
“Ini kasus pertama dan menjadi pembelajaran buat semua pihak termasuk kami bagaimana men-training staf kami. Walaupun niatannya baik, namun penyampaiannya harus tepat sehingga tidak terjadi miskomunikasi seperti ini,” katanya.
“Saya pikir ini miskomunikasi dan kami tidak pernah melarang masyarakat, apalagi masyarakat Sanur,” kata Sidartha menambahkan.
Apalagi saat pandemi seperti saat ini pihaknya belajar bahwa wisatawan domestik tak bisa diremehkan.
Masalah selesai
Sidartha mengatakan, manajemen hotel telah mengundang Mirah Sugandhi untuk melakukan komunikasi. Kedua pihak menyepakati masalah telah selesai.
“Jadi sebelum menjawab di sosial media, sebelum dibawa ke ranah politik, kami clear-kan dengan ibu itu. Bu Mirah sudah hadir dengan suami dan anaknya mencari titik temu yang baik,” katanya.
Sementara itu, terkait tersebarnya iklan promosi hotel yang mencantumkan private beach, menurutnya itu merupakan trik marketing.
“Ada trik marketing yang dilakukan e-commerce dan ini sudah baku. Kalau dia nempel dengan pantai, diberikan jualannya seperti private beach, tapi bukan kepemilikan yang privat, tapi akses masuk itu yang privat,” katanya.
Baca juga: Beredar Video Chant Rasis di Piala Menpora Persib Bandung vs Bali United, Indosiar Angkat Bicara
Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Kamis 25 Maret 2021 Buka di Empat Lokasi
Baca juga: Jadwal Samsat Online Keliling Semarang Hari Ini Kamis 25 Maret 2021 Buka di Empat Lokasi
Baca juga: Berita Duka, Mantan Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid Meninggal di Cimahi