Berita Semarang
Pembegalan di Semarang Dini Hari, Pemotor Dipepet 4 Orang, Kena Sabet Hingga Luka Memar
Pria berinisial MH (25) tersebut mengaku terkena sabetan hingga mengalami luka memar di tangan
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pria menjadi korban pembegalan saat mengendarai motor di Jalan Mgr Sugiyopranoto, dekat Taman Madukoro dan jembatan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang pada Rabu (24/3/2021) dini hari kemarin.
Pria berinisial MH (25) tersebut mengaku terkena sabetan hingga mengalami luka memar di tangan.
Jaket yang ia kenakan pun sobek.
"Entah saya disabet pakai rantai atau sabuk tidak begitu jelas.
Tapi pelakunya sekitar empat orang naik dua motor berboncengan," ujarnya kepada Tribunjateng.com.
Saat itu, ia tengah dalam perjalanan usai mengantarkan temannya ke stasiun kereta api pada sekitar pukul 01.00 dini hari.
Setelah melewati Pasar Swalayan Ada Siliwangi, ia disusul para pelaku begal dari belakang.
"Setelah saya dipepet dan kena sabetan, saya langsung tancap gas dan berhasil kabur waktu itu.
Dilihat dari spion sepertinya mereka (pelaku) merupakan anak-anak berumur tanggung atau remaja," tambahnya.
Ia mengatakan bahwa tak ada barang miliknya yang dirampas atau diambil lantaran langsung melarikan diri.
Ia juga belum melapor kejadian tersebut kepada Polisi.
MH berharap pihak Kepolisian bisa melakukan penyisiran atau patroli tiap malam hingga dini hari agar tak ada kejadian serupa seperti yang menimpa dirinya.(tribunjateng/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-begal_20181024_160543.jpg)