Breaking News:

Berita Banjarnegara

Warga Pesangkalan Banjarnegara Sulap Batu Jadi Objek Wisata

Kabupaten Banjarnegara memiliki banyak destinasi menawan. Jika di sisi utara ada Dieng yang sudah terkenal keindahannya

ISTIMEWA
pengunjung swafoto di Watu Desel Desa Pesangkalan, Kecamatan Pagedongan Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kabupaten Banjarnegara memiliki banyak destinasi menawan. Jika di sisi utara ada Dieng yang sudah terkenal keindahannya, di bagian selatan kabupaten itu ada sejumlah objek wisata yang tak kalah menakjubkan. 

Sebagian bahkan masih tersembunyi atau jarang diketahui publik.

Objek wisata Watu Desel di antaranya. Destinasi yang berada di Desa Pesangkalan Kecamatan Pagedongan ini menawarkan panorama yang beda. 

Memasuki Desa Pesangkalan, mata pengunjung sudah dimanjakan oleh pemandangan hutan yang masih asri di sepanjang jalan. 

Hawa sejuk khas pegunungan langsung dirasakan kulit. 

Di tengah hutan Dukuh Desel Desa Pesangkalan, dari jalan yang mengular, tampak bukit menjulang dengan panorama tak biasa. 

Di atas bukit menghijau, tampak batu-batu besar menyembul.

Bebatuan itu tampak berjajar rapi dan tegak berdiri. Ujung-ujung sebagian batu lancip menunjuk langit. 

Keberadaan bebatuan berbentuk unik di puncak bukit ini tentunya menjadi hal menarik. Terlebih batu-batu itu hanya berkumpul di satu titik, tidak ditemukan di tempat lain di sekitarnya. 

"Itu seperti batu karang. Desel berarti gamping," kata Agung, pengelola wisata Watu Desel Desa Pesangkalan, Kamis (26/3/2021). 

Meski tertata rapi dengan bentuk menarik, bebatuan itu bukan karya atau pahatan manusia. Bebatuan unik itu terbentuk oleh proses alam. 

Agung belum mengetahui proses pembentukan bebatuan tersebut. Cerita masyarakat tentang riwayat batu itu pun tidak berkembang. 

Hanya, dari cerita orang tua, tempat itu dulunya sempat dipakai untuk menyepi. 

Agung mengatakan, objek wisata Watu Desel dibuka sejak beberapa tahun lalu. 

Loket untuk penjualan tiket telah dibangun di pintu masuk sebelum menaiki bukit. 

Tetapi sayang, belakangan pengelolaan objek wisata itu sedang vakum. 

Jika tidak ada penjaga, pengunjung masih bebas masuk objek itu tanpa dipungut biaya masuk. 

"Sementara masih free, " katanya

Di atas bukit ini, wisatawan dapat berswafoto dengan latar bebatuan yang unik. Pengunjung juga bisa menikmati panorama perbukitan yang masih asri dari ketinggian. 

Objek wisata ini bisa dijangkau hanya sekitar 21 menit atau 9,2 kilometer dari pusat kota Banjarnegara ke arah selatan. 

Menariknya, Watu Desel bukan satu-satunya destinasi wisata di desa tersebut. Masih di desa yang sama, jika belum puas, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun (curug) Pletuk.

Curug Pletuk menjadi salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Banjarnegara yang namanya sudah cukup familiar. (*)

Penulis: iwan Arifianto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved