Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pelajar SMA di Semarang Gantung Diri dengan Tali Pramuka, Sempat Minta Maaf Ke Orangtua

Menurut Kapolsek Gunungpati AKP Agung Yudiawan, korban tergantung di kamarnya menggunakan tali pramuka. 

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Istimewa
DS (17) pelajar SMA warga Pakintelan, Gunungpati, kota Semarang ditemukan gantung diri di kamarnya tadi malam, Minggu (28/3/2021) malam. 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DS (17) pelajar SMA warga  Pakintelan, Gunungpati, kota Semarang, ditemukan gantung diri di kamarnya tadi malam, Minggu (28/3/2021). 

Menurut Kapolsek Gunungpati AKP Agung Yudiawan, korban tergantung di kamarnya menggunakan tali pramuka

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat menangis sembari meminta maaf kepada ibunya sekira pukul 16.30.

"Orangtua korban lantas bertanya kepada korban sedang ada masalah apa akan tetapi korban hanya diam saja," paparnya, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Kenal di Medsos, Pemuda di Banyumas Ini Ajak Siswi SMP Nginap di Hotel Lalu Disetubuhi

Baca juga: Muchlis dan Lulu Pengantin Perdana yang Pakai Mobil Dinas Bupati Kebumen

Baca juga: Polisi Akan Bangun Monumen Tiada Guna dari Knalpot Hasil Sitaan

Baca juga: Gara-gara Tidak Nonton Sinetron Ikatan Cinta, Ibu Ini Merasa Dikucilkan Tetangga

Ketika itu korban juga sempat meminjam handphone ibunya untuk menghubungi seorang temannya. 

Selepas temannya ditelpon sebanyak tiga kali namun tak kunjung diangkat.

Kemudian handphone dikembalikan ke ibunya. 

Korban setelah itu masuk ke kamar dan menguncinya dengan alasan hendak istirahat sekira pukul 16.30.

Orangtua korban lalu hendak membangunkannya lantaran belum mandi sekira pukul 17.30.

Orangtua korban mengetuk pintu kamar korban akan tetapi tak kunjung ada respon. 

Mereka akhirnya nekat mendobrak pintu kamar korban. 

Setelah itu mereka kaget dan syok melihat korban sudah tergantung. 

Ayah korban lantas berusaha menolong korban dengan memutus tali yang mengikat leher korban. 

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ungaran lantaran masih ada detak jantungnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved