Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Jokowi Minta Bupati Fokuskan APBD Hanya untuk Program Prioritas, Wabub: Pemkab Tegal Siap

Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, yang ditemui usai mengikuti acara tersebut mengatakan jika Kabupaten Tegal siap menjalankan arahan Presiden

Istimewa
Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, saat mengikuti Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2021, Jumat (26/3/2021) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), mengajak seluruh bupati agar fokus menganggarkan belanja pembangunan daerahnya pada program prioritas mengingat dana APBN dan APBD yang terbatas di masa pandemi Covid-19. 

Arahan ini disampaikan Jokowi secara virtual dari Istana Negara saat membuka Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2021, Jumat (26/3/2021) lalu. 

“Program prioritas harus terus dikawal dan dikonsolidasikan anggarannya. Rencana APBD harus dilihat, dibuka dan dicek secara detail. Perhatikan output dan outcomenya, jangan dibelanjakan untuk banyak pos.

Coba lakukan pada dua hal saja yang itu menjadi skala prioritas dan tentunya program tersebut harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat banyak,” ujar Jokowi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (28/3/2021). 

Selain itu Presiden Jokowi juga mengingatkan para bupati untuk membuat perencanaan program yang matang serta menerapkan manajemen pengawasan. 

Hal ini penting agar output yang dihasilkannya memiliki kualitas yang baik dan bisa bermanfaat.

Jokowi juga berpesan agar pemulihan ekonomi di masa pandemi bisa diarahkan pada program kegiatan padat karya dan membantu perkembangan UMKM. 

Lebih dalam, Jokowi minta agar belanja proyek, barang dan jasa pemerintah mengutamakan produk lokal. Tujuannya agar ada demand atau permintaan dan peningkatan konsumsi rumah tangga.

“Terakhir, saya menitip pesan kepada para bupati untuk terus memantau perkembangan Covid-19 di daerahnya agar kasusnya tidak melonjak. Tracing, Testing, Treatment atau 3T harus tetap dilakukan dan jangan lengah. Selanjutnya, tolong kawal program vaksinasi sampai ke desa-desa. Dahulukan tempat yang memiliki interaksi tinggi dan terapkan skala prioritas untuk penerimanya. Ini penting karena vaksin kita masih terbatas,” tutupnya.

Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas, dalam sambutannya melaporkan Munas kelima Apkasi ini seharusnya dilaksanakan tahun 2020 lalu, namun harus ditunda hingga 2021 ini karena pandemi Covid-19 serta adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah.

Halaman
12
Penulis: Dea Duta Aulia
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved