Breaking News:

Berita Ungaran

Kampoeng Kopi Banaran Tawarkan Sensasi Menginap di Coffe Camp 

Kampoeng Kopi Banaran tawarkan fasilitas Coffe Camp, sensasi menginap di tengah areal kebun kopi. 

TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Fasilitas Coffe Camp yang terletak di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Upaya menarik minat pecinta wisata alam terbuka Kampoeng Kopi Banaran yang terletak di Jalan Raya Bawen-Solo KM 1,5 Bawen Kabupaten Semarang menawarkan fasilitas  Coffe Camp yakni sensasi menginap di tengah-tengah areal kebun kopi

General Manager Kampung Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan fasilitas Coffe Camp sekaligus mengawali kerjasama dengan Dyandra Banaran Nusantara Kompas Gramedia Group yang akan mendesaign sejumlah pembaharuan agar lebih banyak pilihan bagi pengunjung. 

"Selain yang terbaru kami ada fasilitas Coffe Camp kedepan ditambah arena Jogging Trek, untuk menampung komunitas sepeda dan penghobi lari. Insya Allah Awal Juni tahun ini sudah dapat dinikmati," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Sky View Banaran Kopi, Kabupaten Semarang, Kamis (1/4/2021)

Menurut Frina, area Coffe Camp sengaja diluncurkan karena berdasarkan survei litbang Kompas di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) tren wisata dengan konsep outdoor sangat diminati para traveller. 

Ia menambahkan, pada area Coffe Camp pengunjung disuguhi pemandangan danau Rawa Pening dan Gunung Telomoyo. Sehingga lanjutnya, potensi alam terbuka tersebut bakal diminati pelaku wisata yang menyukai petualangan. 

"Coffe Camp ini cocok bagi pecinta adventure, travelling karena dapat langsung menikmati suasana alam dan melihat gunung. Kami juga sedang menyiapkan paket khusus perjalanan menikmati suasana alam pada tiga gunung yakni Telomoyo, Ungaran, dan Merbabu," katanya

Frina menjelaskan bagi pengunjung yang ingin bermalam pada areal Coffe Camp dibanderol mulai Rp 700 sampai 850 ribu per malam. Apabila ingin menambah tempat tidur dikenakan biaya tambahan senilai Rp 150 ribu. 

Ia menyatakan sementara ini telah tersedia sebanyak 10 tenda hunian dilengkapi tempat tidur dan properti pendukung seperti meja dan lemari. 

"Total ada 13 tenda tetapi yang siap ditempati baru 10 tenda Camp. Per malam untuk harga Rp 700 ribu hanya menampung maksimal 2 orang. Sedangkan untuk bertiga  Rp 850 ribu dan extrabed dikenai tambahan Rp 150 ribu maksimal 4 orang," ujarnya

Pihaknya mengungkapkan Kampung Kopi Banaran bersama Dyandra berupaya menjadikan areal perkebunan kopi seluas 39,11 hektare tersebut menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas.

Lebih lanjut, selain penambahan fasilitas sejumlah rencana revitalisasi serta beragam event akan dihelat di Kopi Banaran termasuk berusaha menyajikan menu makanan baru. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved