Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

PMI Jateng Sediakan 1.050 Alat Tes Covid-19 Bagi Guru di Tiga Kabupaten

PMI Jateng menyalurkan 1.050 alat tes covid-19 bagi guru yang bakal menggelar uji coba PTM pada 5 April.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Istimewa
PMI Jateng menyalurkan 1.050 alat tes covid-19 bagi guru yang bakal menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tiga daerah di Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PMI  Jateng menyalurkan 1.050 alat tes covid-19 bagi guru yang bakal menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 5 April 2021.

PMI  Jateng menyalurkan 1.050 alat tes covid-19 bagi guru yang bakal menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tiga daerah di Jateng.
PMI Jateng menyalurkan 1.050 alat tes covid-19 bagi guru yang bakal menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tiga daerah di Jateng. (Istimewa)

"Tes cepat antigen tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kesehatan para pengajar," papar Kasi Pelayanan Masyarakat PMI  Jateng, Handoko kepada Tribunjateng.com, Jumat (2/4/2021).

Dia menyebut, alat tes covid-19 sementara didistribusikan ke tiga daerah meliputi PMI Banjarnegara, Blora dan Klaten. 

Bantuan alat didukung Philips Foundation. 

"Untuk bantuan memang fokus ke tiga daerah tersebut yang kebetulan ada program Pembelajaran Tatap Muka (PTM), jadi kami dukung" terangnya. 

Dia menilai, kepastian kesehatan diperlukan agar PTM berlangsung aman dan nyaman di tengah pandemi.  

Sekaligus untuk mendukung proses testing, tracing, treatment atau 3 T. 

"Untuk mengakomodasi masyarakat yang belum divaksin, kami salurkan rapid test antigen. 

Ini juga untuk mendukung program Pemerintah terkait 3T," katanya.

Sementara itu, Ketua PMI Banjarnegara Amalia Desiana mengatakan, telah mengambil 15 sampel guru di tiap kecamatan agar tes cepat berjalan efektif.  

PMI Banjarnegara, lanjut  dia, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Banjarnegara dalam mendata perwakilan guru tersebut.

"Sesuai amanat, kami hadir untuk membantu Pemerintah. kebetulan akan ada uji coba TPM,  jadi kami fasilitasi saja guru. Guru difasilitasi, anak terjaga, orang tua tenang," ujarnya. 

Seorang Guru, Bambang Tri (51) mengaku sangat memerlukan pelayanan tersebut. 

Selain tes cepat, pihak sekolah juga menyiapkan fasilitas protokol kesehatan untuk PTM.

"Saya sangat merindukan tatap muka, tapi saat pandemi kan terbatas. Kami sangat terbantu dengan program ini," ungkapnya.

Ketua PMI  Blora Sutikno Slamet menjelaskan, menargetkan sebanyak 350 guru dari sejumlah sekolah mengikuti tes tersebut.

"Hari ini target 62, tercapai 40 an orang. Tapi kami upayakan di hari lain. Jadi ini kami bagi 5 gelombang," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved