Breaking News:

Berita Semarang

Banyak Kader Partai Demokrat Terpapar Kubu Moeldoko, AHY di Semarang: Yang Jahat Itu Mereka

Banyaknya kader Partai Demokrat yang turut hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang beberapa waktu lalu dan menyetujui Moeldoko

TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat konsolidasi bersama DPD Partai Demokrat Jateng di Base Cump Mawar, Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (4/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Banyaknya kader Partai Demokrat yang turut hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang beberapa waktu lalu dan menyetujui Moeldoko sebagai ketua umum dinilai suatu hal yang wajar.

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengaku saat ini fokus mengurusi para kader yang setia dan solid pasca ditolaknya hasil KLB oleh pemerintah.

"Jadi sekarang saya lebih fokus pada jumlah berapa kader yang solid ketimbang yang terpapar (Kubu Moeldoko). Mereka para petarung yang istimewa.

Tapi sangat wajar kalau ada kader punya motif lain, sakit hati maupun kecewa pada organisasinya dalam politik pada itu wajar," terangnya kepada Tribunjateng.com, saat konsolidasi bersama DPD Partai Demokrat Jateng di Base Cump Mawar, Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (4/4/2021).

Menurut AHY, adanya gejolak perbedaan kepentingan maupun prinsip justru dinilai organisasi di dalam tubuh Partai Demokrat justru malah sehat.

Ia menambahkan, sampai sejauh ini telah ada tujuh orang dipecat karena menjadi aktor utama kegiatan KLB di Deli Serdang.

"Tetapi yang jahat itu mereka. Karena ada kader yang dihasut, diintimidasi, diiming-imingi bahkan ditipu. Sehingga ada orang yang tergoda karena lagi butuh, keadaan sedang susah itu yang saya maklumi," katanya

Dia menyatakan, pasca ditolaknya KLB Partai Demokrat versi Moeldoko tim hukum Partai Demokrat akan terus melakukan pengawalan. Hal tersebut dianggap bukan semata hanya perjuangan politik tetapi juga hukum.

AHY menegaskan, karena dari semua aspeknya KLB Demokrat Moeldoko tidak ada yang memenuhi syarat dan mekanisme pemilihan misalnya AD-ART begitu pula persetujuan oleh 2/3 DPD serta Ketua
Majelis Tinggi Partai (MTP).

"Tapi bagaimanapun kami menyiapkan tim hukum yang solid, semua bukti kami miliki seperti SK. Tapi lagi-lagi ini politik, kita tidak takut atas segala hal dan siap menjawab apapun," ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved