Breaking News:

SD Terpencil di Banjarnegara Gunakan Satelit LAPAN

Mereka melakukan uji coba berkirim media pembelajaran melalui SSTV Satelit IO-86 LAPAN A2 ORARI.

Istimewa
Uji coba berkirim media pembelajaran melalui SSTV Satelit IO-86 LAPAN A2 ORARI di SDN 4 Kalisat Kidul, Banjarnegara, Sabtu (3/4/2021) lalu.  

Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Di daerah perkotaan, penerapan pembelajaran dalam jaringan (daring) mungkin tidak jadi soal.

Tetapi bagi masyarakat di pedesaan terpencil, pelaksanaan pembelajaran dengan cara itu jadi ujian tersendiri bagi siswa dan pendidik. 

Seperti halnya di SDN 4 Kalisat Kidul, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara.

Di desa terpencil itu, jaringan telepon maupun internet sangat susah.

Ini jelas menghambat para siswa dan guru yang dituntut menggunakan jaringan internet untuk mendukung pembelajaran. 

Beruntung, mahasiswa peserta program Kampus Mengajar di SDN 4 Kalisat Kidul, Kalibening, datang menawarkan solusi atas persoalan itu. 

Sabtu (3/4/2021) lalu, mereka melakukan uji coba berkirim media pembelajaran melalui SSTV Satelit IO-86 LAPAN A2 ORARI.

Para mahasiswa itu tengah menjalankan program Kemendikbud untuk membantu pembelajaran di SD Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T).

Di Banjarnegara, terdapat sekitar 100 mahasiswa yang di terjunkan di 16 SD dengan klasifikasi 3T.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved