Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

UMP Purwokerto Miliki 23 Durian Unggul dari Seluruh Indonesia

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah belum lama ini baru saja menanam sedikitnya 23 varian jenis durian unggulan yang ada

IST
Penanaman Varietas Durian Unggul Indonesia di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Rabu (7/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah belum lama ini baru saja menanam sedikitnya 23 varian jenis durian unggulan dari seluruh seluruh Indonesia di Kebun Koleksi Varietas Durian Unggul UMP.

Adapun jenis durian tersebut yakni durian matahari, durian bintana, durian simemang, durian ripto, durian bondowonosalam, durian kalumpang sijunjung, durian sidodol, durian tawing, durian sijapang, dan durian gapu.

Lainnya yaitu durian dahlan, durian sijantung kampar, durian namlung petaling, durian tionsu, durian salisun, durian kromo banyumas (bawor), durian omeh kampar, durian kelud, durian gelapir, durian manoreh kuning, durian bentara, durian nanga, dan durian sambeng.

“Alhamdulillah, dari 23 bibit durian yang ada di UMP adalah hasil kerjasama antara Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP dengan BALITBU Tropika dalam rangka pengembangan buah durian unggul Indonesia,” kata Dekan Fakultas Pertanian dan Perikanan Sulistyani Budiningsih SP MP, Rabu (7/5/2021).

Direncanakan bulan April ini akan ditanam lagi beberapa koleksi varietas unggul yang lain.

“Jadi itu adalah durian unggul asal negeri Indonesia. Yang berada di masing-masing daerah di Seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dijelaskan, masing-masing durian memiliki keunggulan yang tidak sama karena memiliki deskripsi yang berbeda.

Semakin banyak sifat yang disukai oleh konsumen berarti durian itu semakin unggul.

“Jadi yang kita tanam itu masing-masing memiliki karakteristik yang tidak sama. Dan itu akan terkumpul di kebun koleksi UMP,” jelasnya.

 Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Ir Aman Suyadi MP mengatakan kebun tersebut ke depan akan digunakan oleh para mahasiswa atau siapapun untuk menjadi tempat penelitian.

“Ke depan itu kebun akan digunakan sebagai tempat penelitian, dan kerja praktik masih terbuka. Sehingga persilangan antar durian atau bisa menghasilkan durian silangan yang sangat bagus dan unggul juga bisa diperoleh dari kebun tersebut,” tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved