UIN SAIZU Purwokerto
Angkat Isu Ketimpangan Pendidikan, Mahasiswa UIN Saizu Raih Bronze Medal lewat Website PUSAKA DESA
Tim mahasiswa UIN Saizu raih Bronze Medal lewat PUSAKA DESA, platform web yang bantu akses informasi beasiswa untuk pelajar di desa.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG- Tim mahasiswa lintas program studi di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Bandung Essay Competition 3 di Graha Sarana Vidya Bandung, pada 11–12 April 2026.
Raihan prestasi itu lahir melalui karya inovasi web app bertajuk “PUSAKA DESA: Ikhtiar Digital Desa untuk Menjembatani Ketimpangan Pendidikan Lewat Akses Beasiswa di Indonesia”.
Tim mahasiswa terdiri dari Solihah Indah Utami (Bimbingan Konseling Islam), Tubagus Naufal Ramadhan (Ilmu Al-Qur’an Tafsir), dan Yusuf Maulana (Hukum Keluarga).
Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kunci dalam menghasilkan karya yang inovatif dan solutif.
Kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI) bekerja sama dengan Politeknik TEDC Bandung pada 11–12 April 2026.
Para finalis menerima penghargaan dalam acara puncak yang digelar di Graha Sarana Vidya Bandung. Bandung Essay Competition (BEC 3) merupakan ajang kompetisi nasional yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan berpikir kritis lintas bidang.
Melalui kompetisi ini, mahasiswa ditantang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial yang актуal di masyarakat.
Tim mahasiswa UIN Saizu mengangkat isu ketimpangan akses pendidikan, khususnya terkait informasi dan peluang beasiswa yang belum merata di wilayah pedesaan.
Berangkat dari pengalaman sebagai penerima beasiswa, mereka melihat masih banyak pelajar yang kesulitan memperoleh informasi yang akurat dan mudah diakses.
Sebagai solusi, tim mengembangkan PUSAKA DESA, sebuah platform berbasis website yang menghimpun berbagai informasi beasiswa nasional maupun internasional secara terpusat.
Platform ini dirancang agar mudah diakses, ramah pengguna, serta mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Web app tersebut dapat diakses melalui laman https://sites.google.com/view/pusakadesa.
Pengembangan inovasi ini dilakukan melalui proses kolaboratif sejak Januari 2026. Tim memulai dengan diskusi intensif di tengah kesibukan masing-masing, kemudian melakukan pengumpulan data untuk memperkuat latar belakang permasalahan.
Setelah menemukan fokus yang tepat, mereka membagi peran secara efektif untuk menyusun karya ilmiah sekaligus mengembangkan platform digital.
Tubagus Naufal Ramadhan berperan sebagai ketua tim yang mengarahkan jalannya diskusi dan menentukan ide utama, sekaligus mengembangkan website serta melakukan penyuntingan akhir.
Sementara Solihah Indah Utami menyusun bagian pendahuluan, dan Yusuf Maulana bertanggung jawab pada bagian isi esai.
| Mahasiswa BKI UIN Saizu Raih Bronze Medal Tingkat Nasional Lewat Inovasi Website Konseling Pra-Nikah |
|
|---|
| Refleksi Pengukuhan Guru Besar UIN Saizu: Ketua Senat Tegaskan Ilmu Tak Pernah Pensiun |
|
|---|
| Rektor UIN Saizu Purwokerto Beberkan Tantangan Guru Besar Fakultas Syariah di Era Global |
|
|---|
| Rektor UIN Saizu Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Visi Kampus Desa Mendunia |
|
|---|
| Otonomi Daerah dan Jalan Keadilan Ekologis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260415_mhs_saizu.jpg)