Breaking News:

Berita Semarang

Pedagang Korban Kebakarang Pasar Srogo Kendal Berharap Ada Stimulus Dana dari Pemkab

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto memastikan pembangunan relokasi sementara Pasar Srogo Brangsong Kendal selesai dalam dua pekan.

Istimewa
Bupati Kendal Dico M Ganinduto meninjau lokasi Pasar Srogo Brangsong yang terbakar, Rabu (7/4/2021). 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Dico M Ganinduto memastikan pembangunan relokasi sementara Pasar Srogo Brangsong Kendal selesai dalam dua pekan. Sehingga, sejumlah pedagang yang kios dan lapaknya terbakar bisa kembali berjualan pada pekan awal Ramadhan nanti.

Perwakilan Paguyuban Pasar Srogo, Sumali mengatakan, selain pasar relokasi, ia dan pedagang lain yang terdampak bencana kebakaran juga membutuhkan stimulus untuk memulai berdagang kembali. Tak harus dalam bentuk uang, bisa dalam bentuk barang untuk meringankan pedagang setelah dagangannya ludes terbakar.

Ia juga berharap, Pemkab Kendal bisa membantu pedagang Pasar Srogo dalam hal lain seperti relaksasi pembiayaan kredit pinjaman agar beban pedagang berkurang.

"Selain pembangunan relokasi ini, kami harapkan ada bantuan untuk meringankan kami. Karena dagangan kami juga sudah habis, kalau mau memulai dagang lagi kesulitan," terangnyanya saat berdialog dengan Bupati Kendal ketika menijau lokasi Pasar Srogo, Rabu (7/4/2021).

Menanggapi hal itu, piihaknya telah berkordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Perdagangan dan DPUPR untuk mewujudkan pasar relokasi terlebih dahulu. Setelahnya, kebutuhan mendesak yang diharapkan pedagang untuk memulai berdagang kembali akan dikordinasikan lebih lanjut bersama Dindag dan juga Baznas Kendal agar bisa membantu pedagang.

"Untuk penempatan relokasi masih ditentukan secepatnya, apakah di depan pasar, di sampingnya atau yang lain. Ini yang harus berjalan pasar relokasi sementara. Kami juga akan bantu komunikasikan dan sosialisasikan kepada pihak perbankan agar bisa memberikan relaksasi bagi pedagang yang mempunyai pinjaman di bank," terangnya.

Atas musibah tersebut, Dico bakal membuat beberapa program dan aturan baru untuk menata pasar-pasar di Kendal agar nantinya memiliki manajemen yang baik. Khususnya dalam hal pencegahan bencana agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Ini jadi evaluasi kita. Selama ini kita belum bisa memikirkan hal-hal pencegahan, tidak hanya penanggulangannya saja. Seluruh pedagang pasar nantinya harus memahami apa yang menjadi aturan yang ada agar pelayanan dan kenyamanan pedagang meningkat," tegasnya. 

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Alfebian Yulando menambahkan, pembangunan pasar darurat akan segera dilakukan dengan menggunakan dana pemeliharaan pasar. Terkait besarannya, ia belum bisa memastikan berapa banyak kebutuhan yang diperlukan untuk membangun pasar darurat. Sehingga bisa menjadi tempat berjualan sementara bagi puluhan pedagang.

"Kita akan siapkan dana relokasi dari dana pemeliharaan pasar. Kita masih berhitung totalnya. Kita juga akan coba bahas bantuan permodalan karena dagangan mereka yang hangus habis terbakar," jelasnya.

Diketahui, atas musibah kebakaran yang melanda Pasar Sorogo beberapa waktu lalu, sebanyak 12 kios dan 30 lapak los hangus terbakar. Sebagian besar dagangan seperti sembako, buah dan produk-produk lain ikut hangus dilahap api. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved